intens.news
Mitra Informasi

Gerakan Uang Non Tunai, 496 ASN dan Pegawai Pemkot Kantong ID Card E-Money

0 26

Intens.news, PALEMBANG – Keseriusan Pemerintah Kota (Pemkot) Palembang dalam penerapan gerakan uang non tunai, bukan isapan jempo belaka. Terbukti, pada hari ini, Senin (30/11/2020), sebanyak 496 pegawai Aparatur Sipil Negara (ASN) dan non ASN di lingkungan Sekretariat Kota Palembang mulai menerapkan penggunaan sistem ID card e-money.

Kegiatan kerjasama dengan Bank Pemerintah Daerah (BPD) Sumsel Babel bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap penggunaan uang non tunai dalam rangka memutus mata rantai penyebaran Covid-19.

“Untuk kegunaannya sendiri ID Card pegawai ini selain berfungsi sebagai identitas bagi pegawai juga berfungsi sebagai e-money,” kata Sekretaris Daerah Palembang, Ratu Dewa.

Dikatakan Dewa, gerakan nasional non tunai atau GNNT ini sudah diberlakukan sejak tahun 2014 lalu, dan pertama kali diterapkan di Ibukota Jakarta.

“Maka dari itu dengan sistem ini kita harapkan transaksi keuangan akan terus berkembang ke arah digital khusunya di lingkungan Pemkot Palembang agar sarana pembayaran menjadi lebih muda,aman dan efisien,” jelasnya.

Dewa merincikan, pegawai ASN di Pemkot Palembang berjumlah 11.012 dan Non PNSD 4.421 orang. “Kita sudah melakukan pendataan oleh Organisasi Perangkat Daerah (OPD) masing-masing untuk secepatnya melakukan penyerahan nama pegawai mereka. Untuk sementara kita terapkan terlebih dahulu di lingkungan Sekretariat kemudian  disusul oleh OPD lainnya,” ungkapnya.

Keunggulan lainnya Id Card ini juga bisa di Fungsikan untuk pembayaran, E- Toll, Lrt, Transmusi dan bisa digunakan di merchant Bank Sumsel, Indomaret serta Bank Sumsel Babel terdekat atau mobile banking Bank sumsel.

Direktur Pemasaran bank Sumsel Babel Antonius Prabowo Argo menambahkan, kartu identitas ini sama hal nya sebagai kartu tanda pengenal yang dugunakan seluruh pegawai,namun disini ada pembedanya dimana ID Card E-money ini bisa digunakan untuk transaksi non tunai atau berfungsi perbankanya.

“Ya tentunya kartu tersebut harus diisi saldonya terlebih dahulu agar bisa digunakan serta mengurangi pengunaan transaksi secara tunai,” terangnya.

Editor: Sadam

Anda mungkin juga berminat

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More