intens.news
Mitra Informasi

Gubernur Siapkan Seribu Dosis Vaksin COVID-19 untuk Wartawan

0 13

Intens.news, PALEMBANG – Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel) berencana akan menyiapkan 1.000 dosis vaksin COVID-19 jenis Sinovac untuk para wartawan di Sumsel.

“Kami minta untuk PWI Sumsel mendata para wartawan. Mereka yang mendapat vaksinasi adalah mereka yang sudah memenuhi syarat dan ketentuan berlaku terkait penerima vaksinasi,” ungkap Gubernur Sumsel, Herman Deru, Selasa (9/2/2021).

Herman Deru pun menyebutkan, data yang disampaikan PWI Sumsel itu, nantinya akan direkomendasi ke Dinas Kesehatan Provinsi Sumsel. Wartawan itu salah satu mitra terbaik pemerintah, selama ini sudah membantu dalam mensosialisasikan dan mengedukasi terkait pencegahan COVID-19 kepada masyarakat luas.

“Jadi peran wartawan juga menjadi hal yang penting bagi kami,” ujarnya.

Ia menyebutkan, untuk pembagian vaksinasi bagi wartawan nantinya akan dilakukan secara proporsional dan mereka yang memenuhi syarat yang ditentukan PWI dan Dinkes Sumsel.

Orang nomor satu di Bumi Sriwijaya itu menilai, wartawan yang bekerja di berbagai media yang ada di wilayahnya, merupakan salah satu garda terdepan dalam memutus mata rantai penyebaran COVID-19. Untuk itu, wartawan juga menjadi salah satu sasaran penerima vaksin COVID-19.

Menurutnya, Pelaksanaan vaksin juga akan menyasar semua kalangan masyarakat, baik pejabat publik, pelayan publik dan masyarakat sudah disiapkan atau diagendakan sebelumnya.

“Semua sasaran akan dilakukan vaksinasi. Untuk pelaksanaannya tergantung dengan jumlah vaksin yang datang ke Sumsel. Namun semuanya kita target bisa selesai secepatnya, termasuk untuk wartawan juga sudah kita rencanakan,” ujar Deru.

Kepala Dinas Kesehatan Sumsel, Lesty Nuraini mengatakan, profesi wartawan memang sudah seharusnya masuk daftar penerima vaksin, yang digolongkan dalam pelayan publik. Namun, dari segi mekanisme dan jumlah penerimanya belum ada arahan dari pusat.

“Sekarang vaksinasi sedang berlangsung, masih menyelesaikan peruntukan tenaga medis. Bila semua lancar, pada Maret- April mendatang giliran pejabat dan pelayan publik untuk divaksin. Disitu termasuk juga wartawan. Tinggal tunggu instruksi pusat saja,” katanya.

Editor: Sadam

Anda mungkin juga berminat

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More