intens.news
Mitra Informasi

Hand Sanitizer Buatan Siswa MAN 3 Kebanjiran Order

0 76

Intens.news, PALEMBANGHand sanitizer berstandar WHO hasil karya siswa Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 3 Palembang mendapat sambutan positif di kalangan masyarakat. Pembersih tangan yang menjadi inovasi siswa ini pun, kini kebanjiran order, guna mengantisipasi penyebaran wabah virus corona atau Covid-19.

Pembuatan hand sanitizer yang telah dilakukan sejak Senin (16/3/2020), kini mendapat orderan, baik dari Kementerian Agama, maupun madrasah lainnya. Total sudah ada 1.000 orderan yang telah dipasarkan.

“Pembuatan hand sanitizer ini telah dilakukan sejak Senin dan hasil siswa-siswi ini sudah dipakai di sekolah, baik para siswa dan guru yang ada disini (MAN 3),” ungkap Guru Pembimbing Club Kimia MAN 3 Palembang, Suprihatin, Kamis (19/3/2020).

Dia menjelaskan, awal pembuatan ini sebenarnya dilakukan karena sulitnya mencari hand sanitizer yang kini mulai langka. “Lalu kami mencoba mencari alternatif untuk membuat ide ini. Ide ini muncul juga dari siswa,” jelasnya.

Menindaklanjuti hal tersebut, Suprihatin bersama siswa-siswi lainnya lalu membuat hand sanitizer berstandar WHO. “Kami cari referensi juga di youtube, dan google. Dari situ kita buat sesuai saran BPOM, berdasarkan standar WHO, yakni menggunakan alkohol atau etanol, hidrogen peroxide dan gliserol,” bebernya.

Namun, karena gliserol sulit didapatkan, pihaknya menganti dengan aloevera yang mudah didapatkan di toko-toko mana saja. “Jadi bahan-bahan ini kita campur semua dan ditambahkan essensial oil untuk menambah aroma wanginya,” ungkap dia.

Dia menyebut, proses pembuatannya ini tidak lama, hanya memakan waktu 20 menit saja sudah langsung jadi. “Untuk modal ini nggak sampai RP300 ribu dan bisa menghasilkan sanitizer 15 hingga 20 botol ukuran 100 mililiter,” tegasnya.

Hasil ciptaan itu aman dipakai dan sudah digunakan oleh seluruh siswa yang diletakkan disetiap titik pintu masuk, keluar guru dan siswa. Inovasi siswa ini pun membuat pihak sekolah menjadi bangga.

“Kami tentu bangga atas inisiatif para siswa ini membuat hand sanitizer. Apalagi hasilnya ini sudah kita pakai di sekolah, bahkan orderan dari luar. Banyak yang meminta produk kita ini,” terang Kepala MAN 3 Palembang, Komariah Hawa.

Dia berujar, hasil dari orderan ini kembali diputar untuk dibuat atau modal ulang membuat hand sanitizer. “Kita senang karena karya anak kita ini banyak disukai dan aman,” ujarnya.

“Dan dengan adanya hand sanitizer made in MAN 3, setidaknya bisa membantu mengurangi kesulitan mencari hand sanitizer yang kini semakin langkah akibat kebutuhan masyarakat yang semakin banyak, untuk mencegah wabah virus corona,” jelas Komariah.

Editor: Sadam

Anda mungkin juga berminat

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More