intens.news
Mitra Informasi

Hasil Rapid Test, Puluhan Karyawan PN Palembang Dinyatakan Reaktif

0 27

Intens.news, PALEMBANG – Ketua Pengadilan Negeri Palembang Bongbongan Silaban menyatakan ada puluhan karyawan  yang dinyatakan reaktif pada saat mengikuti rapid test pada Senin 14 September 2020 lalu.

“Iya jadi dari hasil rapid test yang kita adakan kemaren disini dari 160 karyawan ada puluhan yang dinyatakan reaktif untuk resminya nanti akan kami kabarkan kabar selanjutnya,” terangnya saat ditemui siang ini di Pengadilan Negeri Klas 1 Palembang, Selasa (15/9/2020).

Dikatakan Bong Bongan, pihaknya masih menunggu keseluruhan hasil rapid test yang baru dikeluarkan sebagian oleh Rumah Sakit. Selanjutnya orang-orang yang menunjukkan hasil reaktif, diarahkan segera menjalani swab dan isolasi mandiri.

“Petunjuk dari surat dari Mahkamah Agung, apabila ada reaktif, maka segera dilakukan swab dan menjalani isolasi mandiri,” ujarnya.

Untuk itu puluhan orang yang dinyatakan reaktif kemarin, telah diliburkan terlebih dahulu untuk mengikuti proses swab yang masih akan dirapatkan kepada pihak RSUD Provinsi Sumsel Siti Fatimah.

Swab test pun bakal dilakukan untuk beberapa orang yang dinyatakan reaktif kemarin, akan tetapi masih akan kami rapatkan ini kami mau ke RSUD untuk bicarakan masalah ini,” terangnya.

Karena diketahui adanya yang reaktif maka pihaknya akan mengambil beberapa langkah dalam proses persidangan nantinya, salah satunya besar kemungkinan  Pengadilan Negeri akan melakukan tutup sementara waktu.

“Iya ini kan kita belum dapat resmi data yang terpapar COVID-19 berapa orang, ini masih baru yang dinyatakan reaktif saja. Langkah-langkah kedepan mungkin ada itu tapi masih akan kita bicarakan setelah hasil swab test dari beberpa puluhan karyawan yang dinyatakan reaktif,” terangnya.

Bukan hanya itu menurutnya untuk sementara waktu, pengunjung yang datang ke Pengadilan Negeri Palembang Klas 1 A Khusus akan diperbolehkan masuk jika pengunjung membawa surat keterangan bebas COVID-19 dari Rumah sakit.

” Iya demi mencengah terjadinya penyebaran COVID-19 ini kami berencana akan membuat syarat bagi pengunjung PN untuk memiliki surat bebas  COVID-19, namun peraturan ini masih akan kami rapatkan terlebih dahulu,” terangnya.

Diakhir wawancara ia menghimbau kepada awak media untuk  tetap menerapkan protokol kesehatan selama peliputan di Pengadilan Negeri Palembang.

” Kita berharap untuk sementara waktu jalannya persidangan untuk tidak banyak dihadiri oleh pengunjung sidang, dan beberapa opsi diagagas tadi akan kita lakukan namun hal ini masih kita rapatkan dan tergantung dari  saran pihak RSUD Provinsi Palembang nantinya setelah dirapatkan,” tutupnya.

Editor : Ridiansyah

Anda mungkin juga berminat

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More