intens.news
Mitra Informasi

Hati-hati, Kekurangan Hemoglobin Sebabkan Thalasemia

0 38

Intens.news, PALEMBANG – Thalasemia, merupakan kelainan darah yang diakibatkan oleh faktor genetika, sehingga menyebabkan protein yang ada di dalam sel darah merah atau hemoglobin tidak berfungsi secara normal.

Hal tersebut dikatakan Kepala Seksi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Tidak Menular dan Kesehatan Jiwa Dinas Kesehatan Palembang, Dedi Sandra, Rabu (11/11/2020).

“Zat besi yang diperoleh tubuh dari makanan sehaerusnya digunakan oleh sumsum tulang untuk menghasilkan hemoglobin. Fungsi hemoglobin dalam sel darah merah sendiri sangat penting, karena ia akan mengantarkan oksigen dari paru-paru ke seluruh anggota tubuh,” jelasnya.

Ia menambahkan, mereka yang mengidap thalassemia memiliki sedikit kadar hemoglobin yang berfungsi dengan baik. Oleh karena itu, tingkat oksigen dalam tubuh pengidap thalassemia pun ikut rendah.

“Harus mengetahui terlebih dahulu gejala thalasemia itu seperti apa, mudah mengantuk, letih, pingsan, sulit bernapas,” bebernya

Ia mengatakan, orang yang memiliki penyakit thalasemia pasti ada foktor keturunan. Oleh karena itu, faktor resiko utama dari thalassemia adalah mutasi genetik yang diwariskan dalam keluarga.

“Seseorang bisa mengidap thalasemia jika salah satu atau kedua orangtuanya juga mengidap penyakit ini,” katanya.

Mutasi yang terjadi pada DNA yang membuat hemoglobin pembawa oksigen ke seluruh tubuh merupakan penyebab seseorang bisa mengidap thalasemia. Resiko terkena komplikasi thalasemia juga bisa dikurangi dengan melakukan pemeriksaan kesehatan secara rutin.

“Kemungkinan komplikasi thalasemia yang bisa saja terjadi, hepatitis, osteoporosis, pubertas yang tertunda, dan gangguan pada ritme jantung,” tuturnya.

Editor: Sadam

Anda mungkin juga berminat

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More