intens.news
Mitra Informasi

Hentikan Eksploitasi Anak, Wawako Siapkan Tim Khusus

0 35

Intens.news, PALEMBANG – Pemkot Palembang geram terkait adanya aksi eksploitasi anak kerap dilakukan para gelandangan dan pengemis (gepeng-red). Menindak temuan ini pemerintah bentuk  tim khusus (Timsus) untuk melakukan penelusuran dan penangkapan 

“Masalah gepeng cukup menjadi perhatian kita. Karena di beberapa titik jalan di Kota Palembang kita menemukan laporan ada gepeng meminta belas kasih pengguna jalan menggunakan bayi, balita dan anak-anak tentunya itu merupakan bentuk eksploitasi,” kata Wawako Palembang Fitrianti Agustinda, saat rapat bersama Dinas Sosial perihal gepeng di ruang kerjanya, Senin (29/06/2020).

Untuk menghentikan aksi eksploitasi tersebut, sambung Fitri, pihaknya tengah mempersiapkan Timsus agar ekploitasi anak yang terjadi di Kota Palembang segera dihilangkan.

“Hari ini saya rapat bersama Pol PP dan Dinas sosial. Rencana segera akan kita razia tapi sebelumnya kami mau menggelar rapat dahulu mengajak pihak terkait seperti polisi kejaksaan dan KPAI untuk membuat tim bersama sama menuntaskan hal ini,” tegasnya.

Menurutnya, kesemua itu adalah tugasnya sebagai kepala daerah. Hal itupun telah di atur dalam Peraturan Daerah (Perda) nomor 12 tahun 2013 tentang pembinaan anak jalanan dan pengemis dan Peraturan Walikota (Perwali) nomor 17 tahun 2014 tentang tata cara pembinaan anak jalanan, gelandang dan pengemis.

“Kami akan mengajak penegakan hukum lainnya Kepolisian, Kejaksaaan dan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI). Karena kesemuanya itu sudah menjadi tugas kami,” ucapnya

Pihaknya juga mengimbau agar masyarakat turut membantu pemerintah. Ditegaskannya, memberikan uang kepada gepeng adalah bentuk memuluskan tindakan ekploitasi tersebut terjadi.

“Peran masyarakat untuk membantu menerapkan Perda dan Perwali bisa berjalan  maksimal sangatlah penting. Terlebih lagi apabila memberikan uang sama saja membantu sindikat eksploitasi anak itu terjadi. Kalau mau memberikan bantuan sebaiknya ditempat yang pas,” imbaunya.

Ia juga mengaku Timsus yang dibuatnya nanti juga akan mencari sindikat ekploitasi yang dilakukan gepeng. Di dalam rapat bersama Dinsos dan Pol PP pihaknya telah mencium adanya oknum yang mengakomodir sebagai pentolan. “Itu juga sudah kita bicarakan makanya akan kita cari sindikat dan pentolan itu. Tentunya mereka juga harus mendapatkan tindakan dari pemerintah,” tandansya.

Sementara itu, Kepala Dinas sosial (Dinsos) Kota Palembang, Heri Aprian, mengatakan, setelah mendapat arahan Wawako pihaknya berencana akan menggelar rapat besok.  “Intruksi sudah jelas tinggal kita melakukan konsolidasi untuk mengajak instansi terkait dalam memberikan efek jera,” singkatnya.

Editor : Ridiansyah

Anda mungkin juga berminat

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More