intens.news
Mitra Informasi

Herman Deru Tunjuk Beni Hernedi Plt Bupati Muba

0 46

Intensnews, PALEMBANG,-

Pasca ditetapkan nya Bupati Musi Banyuasin Dodi Reza Alex Noerdin sebagai tersangka oleh KPK ,Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Selatan (Sumsel) menunjuk Beni Hernedi sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Musi Banyuasin (Muba). Hal ini diungkapkan Gubernur Sumsel, H Herman Deru saat memberikan keterangan pers di griya agung Palembang, Sabtu (16/10/2021)

Pria yang akrab disapa HD ini mengatakan, pihaknya telah menetapkan Beni Hernedi sebagai Plt Bupati Muba karena saat ini Bupati Muba sedang tersandung masalah korupsi. “Setelah saya mendapatkan Informasi Resmi, saya langsung ambil langkah agar tak ada kefakuman bangku kepemimpinan, serta izin dari Menteri Dalam Negeri untuk menunjuk Beni Hernedi sebagai Plt Bupati Muba,” katanya

Lanjutnya, keputusan itu dituangkan dalam surat keputusan Gubernur nomor 130/3105/1/2021 perihal Penugasan Wakil Bupati Muba sebagai Plt Bupati Muba. “Seyoganya surat ini saya serahkan kepada Beni malam ini pukul 21.00 tapi, ia (Beni) berhalangan hadir kemungkinan akan diserahkan Senin nanti. Ketika kepala berhalangan itu harus di legitimasikan dengan keputusan atau surat dari Gubernur atas Persetujuan menteri Dalam Negeri,” ujar Deru

Deru menjelaskan, saat ini Provinsi Sumsel tengah gencar gencarnya untuk mempercepat proses Vaksinasi kepada masyarkat. Dengan peristiwa ini, ia tak ingin roda Pemerintahan terganggu dan pelayanan kepada masyarakat terganggu hanya karena keterlambatan dalam mengambil keputusan. “Kita semua pasti tidak menginginkan suasana seperti ini, keinginan kita pemerintahan itu berjalan normal dengan segala kreatifitas kepala daerah khususnya Bupati dan walikota. Namun ini sudah terjadi, saya sebagai pemimpin Provinsi bertanggung jawab, agar tidak satupun di 17 kabupaten kota yang roda pembangunan dan pemerintahan serta pelayanan terggangu karena kita terlambat mengambil keputusa, rongga itu harus di isi sesegera mungkin,” jelasnya

Lebih lanjut diungkapkannya, pihaknya berharap kepada seluruh warga Muba untuk tetap tenang sembari menunggu proses Hukum yang dijalankan. “Tentu kita tetap menggunakan azas praduga tak bersalah, kita ikuti saja proses hukumnya. Masyarakat Muba, agar tetap tenang, untuk kita sama sama menunggu proses hukum karena Bupati dalam proses hukum terjadi di tahan selama 12 hari, dan kita lihat berikutnya apakah KPK sudah cukup bukti berarti bisa wajib ke pengadilan atau sebaliknya,” ungkap Deru . Natanegara

Anda mungkin juga berminat

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More