intens.news
Mitra Informasi

HNU Dilantik Pj Bupati Muara Enim, Deru : Jabatan Sekda Dilepas

0 30

Intens.news, PALEMBANG – Sekretaris Daerah (Sekda) Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan (Pemprov Sumsel) Haji Nasrun Umar (HNU) dilantik sebagai Penjabat atau Pj Kabupaten Bupati Muara Enim.

Pelantikan HNU itu dilakukan oleh Gubernur Sumsel, Herman Deru bertempat di Griya Agung, Selasa (11/5/2021) malam.

Gubernur Sumsel, Herman Deru mengatakan, ketika Nasrun Umar menjabat sebagai Pj Bupati Muara Enim tentunya jabatan sebagai Sekda Provinsi Sumsel harus dilepas. Namun ketika Nasrun Umar selesai menjabat jadi Pj akan dikembalikan lagi jabatannya menjadi Sekda Provinsi Sumsel.

“Sekda bukan berhenti setelah selesai Pj balik lagi, ini reward bagi Nasrun karena selama ini ia menunjukkan dedikasinya yang luar biasa,” kata Deru saat usai melantik.

Orang nomor satu di Bumi Sriwijaya itu menuturkan, untuk jabatan Sekda Provinsi Sumsel nantinya akan diisi Plh atau Plt, yang jelas bukan mengantikan Nasrun tapi mengisi kekosongan.

“Jabatan Pj tidak ada bedanya dengan definitif hak dan kewenangannya. Hanya saja setiap tindakan perlu dilaporkan ke Mendagri melalui Gubernur,” kata Deru.

Sedangkan, alasan dirinya melantik HNU sebagai Pj Bupati Muara Enim karena sumber daya alam (SDA) di Kabupaten Muara Enim berlimpah, maka ketika terjadi sesuatu yang tidak diinginkan terhadap Bupati dan Wakil Bupati maka Deru meras orang yang paling gunda untuk menetapkan siapa yang akan diajukan untuk jadi Pj.

“Spontanitas malam itu saya panggil Nasrun Umar di ruang rapat. Diperjalanan rapat belum ngebut-nyebut tapi di penghujung rapat saya ucapkan Nasrun saja. Untuk itu Nasrun saya tugaskan sebagai kepanjangan tangan saya,” katanya.

Menurut Herman Deru, kabupaten kaya ini tentu seyogyanya bermanfaat bagi penghuninya tapi ini tidak berbanding linier antara kekayaan alam dan kesejahteraan rakyatnya.

“Maka begitu Nasrun Umar yang dikenal HNU nanti berkantor jadi Pj Bupati Muara Enim maka baca tabel statistik dari ke amanahnya, kesejahteraannya sampai dikaitkan dengan RPJMD bupati sebelumnya,” katanya.

Herman Deru mengatakan, ada banyak pekerjaan di Muara Enim baik dari luar negeri maupun dari luar Muara Enim.

Dimasa mendatang harus ada putra daerah. Tapi pendidikan wajib ditegakkan. Pendidikan di Muara Enim derajatnya harus disamakan.

“Harapannya Nasrun bisa melakukan satu tahun ini. Beban moral Nasrun Umar ini besar, jadi tatanan birokrasi pemerintahan harus benar sampai ke pelosok-pelosok desa,” katanya.

Seperti diketahui Kabupaten Muara Enim dengan luas hampir 8.000 km persegi bercabang bagai huruf Y, yang rentan kendalinya cukup jauh.

“Untuk itu saya paling tekankan faktor pelayanan. Bagaimana orang yang di Lubay pelayaanannya sama dengan di Muara Enim. Apakah bisa dengan jemput bola atau dengan perkembangan IT,” kata Deru.

Sementara itu Nasrun Umar mengatakan, ini merupakan pengabdiannya ditugaskan oleh  gubernur sesuai Surat Keputusan (SK) Mendagri.

“Muara Enim saat ini merupakan kabupaten yang luar biasa dari sisi saat potensi sumberdaya alamnya. Tapi sebagaimana disampaikan gubernur belum linier terhadap apa yang terjadi di masyarakat,” katanya.

Nasrun mengatakan, sejujurnya ini merupakan tugas yang berat tapi karena ini pengabdian ini suatu sumbangsihnya sebagai ASN yang harus tetap profesional. Jadi mau ditempatkan dimana saja saya ikhlas.

Editor : Ridiansyah

Anda mungkin juga berminat

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More