intens.news
Mitra Informasi

Idul Adha, Satu RT di Pagar Alam Tak Bisa Laksanakan Salat Ied Berjamaah

0 114

Intens.news, PAGARALAM – Satu Rukun Tetangga (RT) di Kelurahan Ataung Bungsu yakni RT 04 RW 01 tidak dapat melaksanakan salat Ied berjamaah baik itu di Masjid maupun dilapangan pada hari raya Idul Adha 1442 H yang ditetapkan pada tanggal 20 Juli 2021 mendatang.

Hal ini bagian dari rekomendasi Polres Kota Pagar Alam setelah melakukan analisa dan evaluasi (Anev) penyebaran Covid-19 per kecamatan di lima kecamatan Kota Pagar Alam yang disampaikan Kapolres pada rakor PAM Idul Adha di ruang rapat Besemah I Setdako Pagar Alam, Selasa (13/7/2021).

Pasalnya, kata Kapolres, secara zona kecamatan Dempo Selatan termasuk pada level zona oranye dengan jumlah 9 orang kasus positif di dua Kelurahan, dan ada satu RT yang jumlahnya 6 orang terkonfirmasi positif terdapat di empat rumah.

“Dan merujuk pada instruksi Mendagri dan edaran Menteri Agama, maka daerah ini tidak diperbolehkan melakasanakan salat Ied berjamaah dan diarahakan untuk melaksanakan ibadah dirumah,” paparnya.

Kapolres mengatakan, memang diluar dugaan bahwa Kecamatan Dempo Selatan juga termasuk banyak yang terpapar, padahal diawal-awal pandemi daerah tersebut termasuk minim penyebaran Covid-19.

“Tapi tidak dipungkiri,karena kecamatan ini merupakan perbatasan dengan Kabupaten Lahat yang sempat zona merah,sementara mobilitas masyarakat cukup padat terutama pasca Idul Fitri lalu,” ucapnya.

Kapolres menyebutkan, secara global Kota Pagar Alam memang ditetapkan sebagai zona oranye dengan total sudah 314 orang yang positif covid-19, namun jika dihitung per kecamatan jumlah sebaran covid-19 rata-rata masih zona kuning.

Ia merincikan, dari total kasus yang ada saat ini di Kecamatan Pagar Alam Utara masih ada 17 kasus positif di 8 RT 6 Kelurahan (Zona Kuning), 13 orang di Kecamatan  Pagar Alam Selatan 6 RT 5 Kelurahan (zona kuning), 2 orang di Kecamatan Dempo Utara di 2 RT 1 Kelurahan (zona kuning) dan Dempo Tengah masih ada 1 orang di 1 RT 1 Kelurahan (zona kuning).

“Dan jumlah ini di prediksi masih akan terus bertambah, karena masih ada puluhan spesimen yang saat ini masih menunggu hasil pemeriksaan,” pungkasnya.

Editor : Ridiansyah

 

Anda mungkin juga berminat

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More