intens.news
Mitra Informasi

Imbas Pandemi, Pengusaha Ikan Cupang Menjerit 

0 25

Intens.news, PALEMBANG – Budidaya ikan cupang ternyata juga merasakan imbas dari pandemi COVID-19 yang belum jelas kapan akan berakhir. Salah satunya penjual ikan cupang Galery Putra Jawa yang berada di wilayah Sukarami, Palembang.

Pemilik Toko Ikan Cupang Galery Putra Jawa, Gus Edy, mengatakan, sejak wabah virus Corona atau COVID-19 merebak pada Maret hingga September 2020 ini, penjualan ikan cupang menurun 70 persen.

“Dampak Pandemi COVID-19, pendapatan penjualan ikan cupang  Galery Putra Jawa menurun 60 hingga 70 persen,” katanya, Rabu (16/9/2020).

Gus Edy menambahkan, menurunnya penjualan tersebut diakibatkan sejak ditutupnya pengiriman ekspor ke manca negara, bahkan sampai saat ini dirinya masih menunggu kapan diperbolehkannya pengiriman ke luar negeri.

“Pendapatan sebelum COVID-19 mencapai Rp18 juta per/bulan, tapi sekarang menurun drastis Rp3 sampai 4 juta perbulannya. Sampai kapan COVID-19 ini berakhir,” ungkapnya dengan nada sedih.

Dirinya berharap, agar pihak terkait seperti Pemerintah lebih perhatian dan mencarikan jalan keluarnya bagi seluruh peternak ikan cupang.

“Harapan kita COVID-19 cepat berakhir dan kepada pihak terkait bisa mencari jalan keluarnya. Saya ingin petani ikan cupang dapat perhatian dari pihak terkait,” harap Gus Edi.

Guna menyiasati agar tetap bisa bertahan di tengah pandemi ini, dirinya memanfaatkan medsos, untuk memasarkan hewan berinsang itu kepada masyarakat.

“Saya memanfaatkan medsos untuk menjual ikan-ikan cupang saya. Mau gimana lagi, penjualan langsung sementara belum bisa terlalu diharapkan,” keluhnya.

“Saya sangat bersyukur dengan adanya medsos, sehingga sangat membantu penjualan. Meskipun tidak normal seratus persen, tapi lumayan bisa jalan,” terangnya.

Editor : Ridiansyah

Anda mungkin juga berminat

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More