intens.news
Mitra Informasi

Jadikan Pulau Kemaro seperti Ancol, Pemkot Butuh Dana Rp1,4 Triliun

0 84

Intens.news, PALEMBANG – Kunjungan wisatawan ke kota Palembang, diprediksi bakal mengalami lonjakan yang cukup signifikan pada tahun-tahun yang akan datang.

Salah satu strategi yang kini tengah diusung Pemerintah kota (Pemkot) demi menarik minat wisatawan, ialah dengan memiliki pusat wisata air unggulan di kawasan Pulau Kemaro.

Pulau Kemarau yang memiliki luas lahan seluas  25 Ha, akan disulap mirip wisata Ancol yang ada di Ibukota DKI Jakarta. Ditargetkan, pada 2021 ini sudah terlihat akselerasi atau percepatan pembangunannya.

Walikota Palembang Harnojoyo meminta, untuk semua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) di lingkungan Pemkot dapat berkerja ekstra demi mewujudkan pusat wisata air di Pulau Kemaro.

“Tahun 2021 harus ada progresnya,” kata Harnojoyo, saat memimpin rapat koordinasi Forum Tangungjawab Sosial dan Lingkungan (TJSL), di rumah dinas Walikota, Selasa (19/1/2021).

Harnojoyo bilang, jika nantinya rampung, tidak hanya Sungai Musi yang terkenal sebagai Icon kota Palembang, melainkan juga wisata air yang ada di Pulau Kemaro yang digadang akan menyaingi pusat wisata Ancol yang ada di Jakarta.

“Kita ingin Palembang memiliki icon baru, yakni wisata air dan mengembalikan julukan Venesia dari Timur,” tegasnya.

Sementara itu, Ketua Umum Forum TJSL Palembang, Harrey Hadi mengatakan, untuk pengembangan pusat wisata air itu nantinya, pihaknya melibatkan semua, termasuk pihak ketiga melalui dana corporate social responsibility (CSR).

“Tidak hanya mengunakan APBD (Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah), kita juga akan melibatkan forum CSR Angkasa Pura, Pelindo, Pusri, Pertamina, PLN dan investor,” tegasnya.

Tentunya, kata Harrey, Pulau Kemaro yang hanya menjadi agenda wisata satu tahun sekali pada perayaan Cap Go Meh, akan berubah menjadi kunjungan wisata wajib jika berkunjung ke Palembang.

Menurut Kepala Badan Perencanaan Pembanguan Daerah Penelitian dan Pengembangan (Bappeda Litbang) Palembang itu, Pulau Kemaro, nantinya akan dilengkapi semua fasilitas pendukung yang menunjang untuk pusat wisata.

“Tentu kita tidak hanya menggunakan dana APBD saja, tapi kita perlu investor, karena kita perlu Rp1,4 triliun. Di sana, nantinya akan ada semua fasilitas pendukung, mulai dari apartemen, semua pusat jajanan kuliner, wahana air anak-anak, resort, dan lain sebagainya,” ungkapnya.

Di tempat yang sama, Kepala Dinas Pariwisata Palembang Isnaini Madani menjelaskan, akan ada lonjakan wisatawan, baik domestik maupun mancanegara nantinya.

“Kalau pada saat Cap Go Meh tercatat hanya ada 40 ribu wisatawan yang berkunjung ke Palembang, nantinya kita targetkan akan ada lonjakan. Target kita bertambah mencapai 6 ribu wisatawan,” katanya.

Editor: Sadam

Anda mungkin juga berminat

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More