intens.news
Mitra Informasi

JAM KUNCI Disdukcapil Kembali Sambangi Desa

0 13

Intens.news, BANYUASIN – Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) Kabupaten Banyuasin kembali melakukan program “JAM KUNCI” ke desa-desa yang penduduknya masih banyak belum melakukan proses perekaman dan pendataan penduduk.

Kali ini Disdukcapil Kabupaten Banyuasin melakukan “JAM KUNCI” di Desa Penuguan Laut Kecamatan Selat Penuguan Kabupaten Banyuasin. Tujuannya tak lain mempermudah dan mendekatkan pelayanan kepada masyarakat yang berada di daerah perairan.

“JAM KUNCI di Desa Penuguan Laut Kecamatan Selat Penuguan masih berlangsung. Terlihat antusias warga sangat banyak. Jarak tempuh yang jauh membuat warga tahan antri malam hari,” kata kadis Dukcapil Banyuasin Saukani

Menurutnya, JAM KUNCI ini selain melayani pembuatan KTP elektronik dan Kartu Keluarga, program ini juga melayani perubahan dokumen kependudukan, seperti akta, surat cerai, dan dokumen kependudukan lainnya.

“Program JAM KUNCI ini tiap tahun kita laksanakan dan cukup mendapatkan respon positif dari masyarakat. Mengingat seluruh pelayanan gratis dan dokumen yang ada di dinas juga kita bawa ke desa untuk memudahkan masyarakat,” terang Saukani.

Ia menekankan tidak semua desa di Kabupaten Banyuasin akan dilaksanakan Program JAM KUNCI ini, hanya terbatas ke desa-desa yang masih banyak warganya yang belum terekam. Namun program ini juga akan menjangkau pulau-pulau terpencil.

“Untuk sementara kita turun ke desa-desa yang masih banyak warganya yang belum melakukan pernah melakukan perekaman, atau belum bisa merekam tahun ini karena baru berusia 17 tahun. Hari Sabtu-Minggu 21 November 2020 kita akan melakukan JAM KUNCI di Banyuasin II bertempat di Kantor Camat,”ungkap dia.

Meski pelayanan JAM KUNCI ini dilakukan di desa-desa, Ia mengatakan untuk pelayanan pembuatan dokumen di Kecamatan yang sudah ada UPTD dan Dinas Dukcapil tetap berjalan seperti biasanya.

Salah seorang warga Desa Penuguan Laut merasa terbantu dengan adanya program JAM KUNCI. Ia mengaku jika sebelumnya belum pernah melakukan perekaman data kependudukan, dikarenakan tak memiliki waktu untuk datang mengurus ke Dinas Dukcapail.

“Baguslah ada kayak gini. Kita jadi lebih mudah gak perlu jauh-jauh datang ke dinas. Selama ini kan kadang kalau mau ke sana agak segan, kalau sudah di desa kan lebih dekat,” tandasnya.

Editor : Ridiansyah

Anda mungkin juga berminat

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More