intens.news
Mitra Informasi

Jarah Rumah Kosong saat Cari Kodok, Bolak Sitinjak Terancam Penjara Lima Tahun

0 23

Intens.news, PALEMBANG – Bolak Sitinjak, terdakwa asal Medan ini terpaksa harus berhadapan dengan para majelis hakim di meja hijau Pengadilan Negeri Klas 1 A Khusus Palembang, Kamis (22/10/2020).

Sidang yang diketuai Toch Simanjuntak ini merupakan sidang perdana terhadap terdakwa dalam perkara tindak pidana pencurian. Dalam dakwaan yang dibacakan Jaksa Penuntut Umum (JPU), Arni, dinyatakan bahwa terdakwa ditangkap pada bulan Juli 2020 di jalan Rompok Jaya Kecamatan Sematang Borang.

Awalnya terdakwa mencari kodok untuk umpan memancing di daerah rawa dekat rumah saksi Raden Satria Ikranida di Jalan Rompok Jaya Perumahan Pesona Mutiara No.A3 Lebong Gajah Sematang Borang Kota Palembang.

Saat itu, terdakwa melihat dari jendela rumah saksi Raden bahwa rumah tersebut kosong, sehingga terlintas pikiran untuk mengambil barang yang ada dalam rumah tersebut.

Kemudian terdakwa masuk melalui jendela belakang dengan mencongkel menggunakan besi seperti obeng, setelah berhasil membuka jendela terdakwa lalu mendorong kuat-kuat terali yang terbuat dari almunium hingga terali tersebut terlepas kemudian terdakwa masuk.

Setelah masuk terdakwa langsung mengambil satu unit gitar elektrik bersama tas gitar dan asesoris gitar, satu buah monitor komputer 19 Inc satu buah sound sistem, empat lembar kaos polos warna hitam dan abu-abu, satu  buah efek metal zone dan satubuah parang.

Barang-barang tersebut dimasukkan ke dalam tas gunung/backpaper yang ada di rumah, kemudian terdakwa keluar dengan membawa dua tas, yaitu tas gitar dan tas gunung.

Setelah berjalan kira-kira 200 meter terdakwa meninggalkan tas gunung di rawa-rawa karena terlalu berat dan takut ketahuan warga. Selanjutnya terdakwa pulang ke rumah dengan membawa sat unit gitar elektrik bersama tas gitar dan asesoris gitar serta satu buah parang.

Keesokkan harinya terdakwa menjual satu  unit gitar  bersama tas gitar dan asesoris gitar dengan harga Rp500 ribu. Akibat perbuatannya korban mengalami kerugian kurang lebih Rp6,75 juta. Akibat perbuatannya, terdakwa terancam hukuman pasal 365 ayat 1 tentang tindak pidana pencurian dengan hukuman lima tahun penjara.

Editor: Sadam

Anda mungkin juga berminat

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More