intens.news
Mitra Informasi

Jelang Libur Panjang, Villa dan Hotel Gunung Gare Full Boking

0 43

Intens.news, PAGARALAM – Momen libur panjang Natal dan Tahun Baru 2021 mendatang, dipastikan Kota Pagar Alam akan di padati oleh pengunjung atau wisatawan yang datang baik dari dalam maupun luar Kota Pagar Alam. Pasalnya berdasarkan kalender Masehi libur panjang atau hari terakhir kerja jatuh pada tanggal 23 Desember 2020 hingga tanggal 3 Januari 2021.

Momen ini juga, tentunya menjadi hal yang paling ditunggu bagi masyarakat, khususnya pelaku wisata seperti pengusaha penginapan, Homestay hingga Villa dan Hotel baik itu usaha pribadi (swasta) maupun milik pemerintah.

Beradasarkan penelusuran Intens.news, meskipun masih ada waktu kurang lebih satu bulan lagi, namun beberapa penginapan hingga saat ini mengaku sudah full boking (dipesan) baik untuk libur natal maupun libur pergantian tahun.

Seperti yang diungkapkan Dika pengelola Villa dan Hotel Wista Gunung Gare bahwa semua kamar sudah sudah dipesan jauh hari oleh tamu yang mayoritas berasal dari luar Kota Pagar Alam.

“Kalau untuk libur natal 60 persen sudah di pesan, sementara untuk malam pergantian tahun semuanya sudah full,” ucap Dika.

Untuk harga kamar sendiri, kata Dika, ada kenaikan 10-20 persen khusus untuk tamu hotel dan villa yang menginap pada momen tahun baru, dimana biasanya hotel hanya Rp500 ribu/malam menjadi Rp550-600 ribu. Sedangkan villa (3 kamar) biasanya hanya Rp1,5 juta permalam naik menjadi Rp1,8 juta.

“Kenaikan ini hanya untuk malam tahu baru,karena ada paket tambahan dari hotel dan villa salahsatunya paket makan malam dan lain-lain,” tukasnya.

Sementara sebelumnya, Kadis Pariwisata Kota Pagar Alam Brilian Aristopani tak menampik, jika diprediksi akan terjadi lonjakan pengunjung yang datang ke Kota Pagar Alam pada momen libur panjang nantinya, karena selain ini sudah jadi tradisi di Kota Pagar Alam bisa jadi dikarenakan sudah diberlakukanya adaptasi kebiasaan baru atau new normal ditengah pandemi Covid-19.

“Namun kita tetap menitik beratkan bagi pelaku wisata termasuk pengusaha penginapan untuk tetap menerapkan protokol kesehatan,dengan melakukan pemeriksaan terhadap tamu dan menyediakan tempat cuci tangan,” imbuhnya.

Editor : Rian

Anda mungkin juga berminat

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More