intens.news
Mitra Informasi

Jembatan Lawang Agung Ditargetkan Rampung Tahun Depan

0 21

Intens.news, EMPAT LAWANG – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Empat Lawang, menggelar rapat koordinasi (Rakor) percepatan pembangunan Jembatan Desa Lawang Agung, Kecamatan Pasemah Air Keruh (Paiker), di ruang rapat kantor DPUPR Kabupaten Empat Lawang, Jum’at (23/10/2020).

Rapat koordinasi bersama pihak kontraktor pelaksana pembangunan Jembatan tersebut, yakni PT Taruna Diaksa Jaya, membahas berbagai persoalan yang ada di lokasi proyek, baik itu persoalan teknis maupun non teknis.

Kepala Dinas PUPR Empat Lawang, Syarkowi Rasyid, melalui Kabid Bina Marga, Eko Purwanto, mengatakan baik secara teknis maupun non teknis, tidak ada kendala yang berarti yang menghambat pelaksana pekerjaan pembangunan Jembatan Desa Lawang Agung di Kecamatan Paiker.

Clearing tidak ada masalah, pabrikasi juga tidak ada masalah, bahkan pabrikasi sudah mencapai 70 persen tinggal pengirimannya saja ke lokasi,” ungkap Hendro Susilo.

Namun demikian, sambung Hendro, bukan berarti tanpa masalah sama sekali. Saat ini pihak kontraktor menemui sedikit kendala teknis, yakni kendala pemasangan pir tengah tiang pancang akibat kontur tanah belum ditemukan tanah kerasnya.

“Tapi, masalah ini segera diatasi pihak rekanan dengan melakukan pengeboran ulang,” jelasnya.

Lebih lanjut dijelaskannya, pembangunan jembatan ini bersumber dari bantuan Gubernur Sumatera Selatan (Sumsel), dengan nilai paket pekerjaan sekitar Rp13,5 miliar.

“Jenis jembatan type A. Mengapa kita buat type A, padahal jembatan ini merupakan akses jalan kabupaten. Ini karena kita ingin jembatan ini awet dan tahan lama, kecuali ada musibah yang tidak bisa kita perkirakan, bencana alam misalnya,” imbuh Hendro.

Ditambahkan Eko Purwanto, Dinas PUPR Kabupaten Empat Lawang, sangat optimis pelaksanaan pekerjaan pembangunan jembatan ini akan tepat waktu dikerjakan. Jika tidak ada halangan, penyelesaian seratus persen jembatan ini pada tahun anggaran berikutnya, juga akan dilaksanakan.

“Tahun ini jembatan ini memang belum selesai 100 persen. Namun Insya Allah tahun berikutnya akan kembali dikerjakan sampai selesai,” ujarnya.

Memang, untuk pengerjaan pada tahun ini, tidak ada kendala yang berarti. Namun digelarnya Rakor ini, DPUPR Kabupaten Empat Lawang bukan hanya ingin pekerjaan pembangunan jembatan tepat waktu dan berkwalitas, tapi bisa juga mencapai prestasi.

“Kalau bisa, pelaksanaan pembangunan jembatan ini nantinya menjadi prestasi bersama,” terangnya.

Editor: Sadam

Anda mungkin juga berminat

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More