intens.news
Mitra Informasi

Juara Manual Brew Competition, Barista Ini Punya Mimpi Pagaralam Miliki Rumah Kopi

0 56

Intens.news, PAGARALAM – Salah satu Barista asal Kota Pagar Alam, Ahamad Wahyudi, berhasil mengharumkan nama daerah pada event Manual Brew Competition yang digelar di Atrium Palembang Square Mall pada 18 Oktober 2020.

Bagi pria yang juga salah satu penggiat kopi di Kota Pagar Alam tersebut, prestasi ini merupakan kebanggaan namun dirinya mengakui tentang kopi dirinya perlu terus belajar dan belajar.

“Kurang lebihnya bisa membawa nama daerah capaian ini tak terlepas dukungan teman-teman,” ujar penggiat kopi yang tergabung dalam Forum Komunikasi Pengusaha Kopi  Pagaralam (FKPKP) kepada Intens.news, Senin (19/10/2020).

Yang jelas, kata dia, terima kasih atas dukungan semuanya karena pada kompetisi manual brew, dirinya meraih Juara II. Mengenai peserta, lanjutnya cukup antusias diikuti barista di Sumsel, seperti dari Prabumulih, Pagaralam yang didominasi dari Palembang.

“Juara I Manual Brew Competition merupakan barista pemenang kompetisi barista di Muara Enim saat itu saya diurutan ke kedua. Di kompetisi ini urutan juaranya sama,” ulasnya.

Dia juga mengatakan, untuk mengangkat nama kopi Pagar Alam sudah menjadi komitmennya. Bahkan, pemuda yang akrab disapa Yudi ini juga dengan mengikuti ivent kompetisi barista paling tidak mengenalkan nama kopi Pagar Alam bahkan dirinya pun sudah lima kali ikut kompetisi barista hingga ke luar Sumsel.

“Pertama kali di Kota Lahat, masuk 8 bgesar di Kota Bekasi, juara 2 di Muaraenim, 8 besar di Lubuk Linggau , terakhir juara 2 di Kota Palembang,” katanya seraya mengatakan saat ini profesi barista yang dilakoni tak lagi ngebar namun lebih focus home brewers.

Dirinya menuturkan,bahwa dirinya memiliki mampi mengangkat nama pagaralam melalui kopi.

“Harapan saya, di Pagar Alam memiliki rumah kopi. Di sini, sebagai pusat edukasi mulai dari hulu ke hilir tentang kopi, bagaiamana mengedukasi masyarakat tentang kopi. Tidak hanya itu, dengan adanya rumah kopi sebagai agrowisata  yang menjadi bagian daya tarik wisata melalui kopi,” ujarnya.

Editor: Sadam

Anda mungkin juga berminat

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More