intens.news
Mitra Informasi

Jumlah Penerima PIP Tahap Dua di SDN 143 Berkurang

0 37

Intens.news, PALEMBANG – Dalam meningkatkan taraf pendidikan, pemerintah melakukan Program Indonesia Pintar (PIP). PIP dirancang untuk membantu anak-anak usia sekolah dari keluarga kurang mampu untuk mendapatkan layanan pendidikan sampai tamat pendidikan menengah, baik melalui jalur pendidikan formal (mulai SD/MI hingga anak Lulus SMA/SMK/MA) maupun pendidikan non formal (Paket A hingga Paket C serta kursus terstandar).

Salah satu sekolah yang siswanya mendapatkan PIP yakni SD Negeri 143 Palembang, sebanyak 99 siswa sekolah dasar ini mendapatkan.

“PIP yang diterima siswa ini sudah memasuki tahap kedua di tahun pelajaran 2020/2021,”terang kepala SDN 143 Rismawati, Rabu (13/1/2021).

Dikatakannya, penerima PIP ini berdasarkan data yang ada didapodik. “Alhamdulilah berdasarkan data yang kami terima dari dapodik ini sebanyak 99 siswa kita mendapatkan bantuan PIP ini,” ujarnya.

Ia mengatakan bantuan PIP ini merupakan langsung dari pusat yang diberikan kepada siswa kurang mampu.

Risma mengatakan bantuan PIP ini langsung yang menyeleksi dari pusat. Pihak sekolah hanya mengirimkan data saja melalui dapodik.

“Kita daftarkan semua siswa kita, yang menilai dapat atau tidak itu semua dari pusat,” ungkap dia.

Semester ganjil tahun lalu, sebanyak 180 siswa yang dapat dan semester ini terjadi penurunan.

“Kita tak tahu bagaimana cara menilainya karena semuanya dari pusat,” bebernya.

Untuk besaran yang didapatkan ini bervariasi yakni sebesar Rp 450 ribu sampai Rp 900 ribu per satu kali cair.

¬†“Kita juga kurang paham mengapa besaran ini berbeda tapi setahu saya ini ada dua kali setiap kali cair Rp 450 ribu dan yang dapat Rp 900 ribu mungkin yang cair langsung dua kali,” tukasnya

Saat ini, siswa diminta untuk mengumpulkan data berupa kartu keluarga (KK) dan kartu tanda penduduk (KTP).

“Ini sedang kita data dan jika sudah lengkap maka kita akan ke bank untuk melakukan pencairan yang diberikan secara non tunai,” ujar dia.

Biasanya, walisiswa langsung bisa mencairkan langsung ke bank namun karena pandemi covid-19 ini pihak sekolah yang mewakili pengambilan uang ini ke bank.

“Setelah data semua terkumpul baru kita ke Bank dan segera akan kita bagikan kepada walisiswa,” tegasnya.

Editor : Rian

Anda mungkin juga berminat

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More