intens.news
Mitra Informasi

Kades Diintimidasi Karena Dianggap Tak Adil, Forum Minta Plt Bupati Usut Tuntas

0 406

intens.news, Muara Enim – Terkait adanya kabar bahwa Kepala Desa Pinang Banjar Kecamatan Gelumbang Kabupaten Muara Enim yang diduga diintimidasi oleh warganya, Plt Bupati Muara Enim H Juarsah segera menindaklanjuti atas laporan tersebut. Namun dirinya meminta kepada para kades trus sikapi atas wabah ini sebagai evalusasi diri dan terus berikan pemahaman kepada masyarakat.

“Dan saya harap dalam pembaharuan data untuk segera dilakukan pembaruan mengingat pemerintah pusat telah memberikan wewenang sepenuhnya kepada Daerah untuk dalam verifikasi pendataan tersebut,” ujarnya.

Terkait bantuan paket sembako belum lama ini, rencana Pemda untuk menyalurkan ke seluruh masyarakat terkecuali ASN TNI Polri, namun terhalang oleh aturan sehingga harus mematuhi aturan. Apabila dipaksakan akan menimbulkan masalah di kemudian hari.

“Pemda Muara Enim saat ini  pembagaian paket sembako hanya menyisir di kelurahan yang tidak memiliki ADD lebih dahulu, terhadap Masyarakat belum sama sekali tersentuh bantuan oleh pemerintah. Tapi kepada para kades kepada masyarakat ada yang belum ter-cover dari ADD, BST BNPT PKH apa bila ia layak untuk menerimanya boleh di masukan akan kita akomodir di tahaf selanjutnya oleh pemerintah kita menerima paket sembako hanya 1 kali tersebut,” jelasnya.

Sebelumnya, Sofyan ketua Forum Kades Gelumbang bersatu Kades Karang Endah, akar permasalahan tersebut berawal dari adanya bantuan Sosial dari Kemensos BST, BNPT dan ADD kementerian yang disalurkan kepada masyarakat terhadap adanya wabah Covid-19 ini. Namun terjadi di lapangan  penerima manfaat tersebut tidak tempat sasaran, sehingga menimbulkan kecemburuan sosial satu sama lain,
Hal tersebut sudah di jelaskan oleh unsur Tropika di sana, bahwa data penerima manfaat tersebut dari pusat.

“kami atas nama forum Kades Gelumbang, meminta agar Plt Bapak Bupati untuk segera mengusut dan menangkap para provokator tersebut yang telah menfitnah dan men intimidasi rekan kami yang menuntut ia untuk segera mengundurkan diri dari jabatan kades, kami mohon kepada pak Bupati, oknum provokator tersebut agar di tindakan, ini murni data error dari pemerintah pusat, bukan unsur ketersengajaan di buat,” tegasnya.

Editor : Rian

Anda mungkin juga berminat

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More