intens.news
Memberi Informasi Bukan Sekedar Berita

Kanwil DJBC Sumbagtim Musnahkan Narkotika Jenis Baru

0 42

Intens.news, PALEMBANG – Salah satu bentuk usaha Direkturat Jendral Bea dan Cukai (DJBC) Memberikan perlindungan kepada masyarakat serta industri dalam Negeri yakni memusnahkan barang ilegal.

Hari ini, Rabu (4/12/2019), Kanwil DJBC Sumabgtim dan KPPBC TMP B Palembang memusnahkan barang milik negara dan barang ilegal sebanyak 8.487.086 batang rokok, 14.431 Botol MMEA, 264 botol HPTL, 97 kg tembakau iris, 14 airsoftgun Sparepart senjata tajam, 146 pcs sex toys, 109 pcs alat kesehatan, 36 pcs anak panah, 12 lembar pakaian, dan 3 pcs kosmetik.

Barang-barang yang dimusnahkan, merupakan barang dikategorikan sebagai barang yang dilarang, dibatasi serta telah mendapat persetujuan, dengan potensi kerugian negara yang ditimbulkan senilai Rp3.6 miliar.

Kepala Kantor Wilayah Dirjen Bea Cukai Sumatera Bagian Timur, Dwijo Muryono, mengatakan, sesuai dengan fungsi Bea Cukai yakni mengumpulkan, melindungi masyarakat dari alat berbahaya, memperlancar arus barang impor dan ekspor dan menguatkan industri dalam negeri.

“Maka dari itu, hari ini kita melakukan pemusnahan barang larangan dan dibatasi yang menimbulkan kerugian negara Rp 3.6 miliar,” katanya.

Dari sekian banyak barang yang dimusnahkan, mayoritas masuk ke wilayah Sumbagtim umumnya tidak melalui pelabuhan resmi. Selain itu, dari pemusnahan dilakukan, pihak Bea dan Cukai menemukan narkotika jenis baru, atau jenis narkotika yang belum masuk ke daftar Undang -Undang RI tentang Narkotika. Seperti Tembakau Gorila dan Liquid Vape mengandung narkoba.

“Ada beberapa cairan vape yang mengandung narkotika, tapi tidak disamaratakan hanya beberapa. Terkait perkembangan narkorika jenis baru ini kami hanya melakukan pencegahan,” jelasnya

Untuk mengantisipasi beredarnya barang ilegal, dikatakan Dwijo, pihaknya terus menerus melakukan operasi. “Kami terus melakukan seperti operasi Gempur Rokok Ilegal dan operasi Bersinar yang artinya Berantas Sindikat Narkotika ini oprasi yang terus digelar. Pada prinsipnya, kami butuh sinergi dari seluruh aparat, pemerintah media dan masyarakat,” imbuhnya.

Anda mungkin juga berminat

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More