intens.news
Mitra Informasi

KBM di Tengah Pandemi, SMA N Sumsel Lakukan Kegiatan Pendampingan KKTSP

0 1

Intens.news, PALEMBANG – Guna mengimplementasikan pelaksanaan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) dimasa pandemi, SMA Negeri Sumatera Selatan (Sumsel) melaksanakan Kegiatan Pendampingan Kurasi Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KKTSP). Penerapan KKTSP dianggap ini sebagai bentuk mempermuda proses pemeblajaran siswa.

Koordinator Pengawas Pembina SMA, Lukman Hakim menjelaskan, kegiatan KKTSP merupakan kegiatan telaah analisis konteks, dokumen I, silabus dan RPP. “Kegiatan ini dilaksanakan selama dua hari di SMAN Sumsel, ” ujarnya.

“Pada hari kedua, 10 peserta melakukan presentasi untuk memaparkan hasil telaah instrumen analisis Konteks, dokumen I, Silabus dan RPP yang telah diisi pada hari pertama serta memberikan rekomendasi dan perbaikan pada dokumen tersebut,” ungkap Lukman.

Lukman mengatakan, pihak sekolah senantiasa tidak takut menerima koreksi dan meminta pihak sekolah agar lebih terbuka dengan cara menyampaikan apapun yang belum dilaksanakan.

Narasumber Perwakilan Puskurbuk dan Balitbang Kementrian RI, Neneng Kadariah mengatakan, visi dari kegiatan tersebut untuk melihat pelaksanaan implementasi kurikulum.

“Itu mencakup bagaimana kebijakan diimplementasikan, dan melihat pelaksanaan Kegiatan Belajar Mengajar (KBM) di lapangan,” terangnya.

Menurut Neneng, kegiatan pendampingan ini, bertujuan untuk meningkatkan kemampuan pengembang kurikulum di pusat, daerah, dan satuan pendidikan melalui kurasi Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP).

“Terutama dalam penyusunan perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi kurikulum, mendapatkan praktik baik dari 100 satuan pendidikan,” ujarnya.

Ia menambahkan, dalam merencanakan, melaksanakan, dan megevaluasi kurikulum yang bermuatan khusus sesuai dengan konteks daerah (diversifikasi kurikulum). Sehingga dapat memberikan inspirasi pada satuan pendidikan lainnya, serta menjalin kerjasama antara Puskurbuk dan satuan pendidikan sebagai laboratorium kurikulum (tempat penelitian dan pengembangan).

Sementara itu, Kepala Sekolah SMAN Sumsel, Mini Sariwulan mengatakan, prinsip diversifikasi dalam pengembangan kurikulum pada semua jenjang dan jenis pendidikan sangat mungkin diterapkan di Sumsel. Panduan Kurasi Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP), model kurikulum tingkat satuan pendidikan kontekstual yang sudah dikurasi, dan laporan akhir kurasi Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan.

“Sejalan dengan program Gubernur Sumsel, yaitu masalah lingkungan seperti kebakaran hutan dan lahan, banjir, dan sampah,” ucapnya.

Editor : Rian

Anda mungkin juga berminat

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More