intens.news
Memberi Informasi Bukan Sekedar Berita

Keindahan Rumah Bersejarah Keluarga Ong Bun Tjit

0 109

Intens.news,PALEMBANG-Kota Palembang selain terkenal dengan kerajaan Sriwijaya dan kesultanan Palembang Darussalam, juga dikenal sebagai kota yang menjaga kelestarian berbagai peninggalan sejarah lampau. Seperti rumah milik keluarga Ong Boen Tjit, yang diperkirakan berusia lebih dari 500 tahun, berdiri kokoh menjadi saksi putaran waktu aliran sungai Musi yang kian tua.

Rumah tersebut berada tepat di pinggir sungai Musi, tepatnya Berada di kawasan jalan Faqih Usman lorong saudagar Yucing no. 326 Rt 05 kelurahan 3-4 ulu Kecamatan SU I Palembang. Rumah tua ini, bangunannya 90 persen terbuat dari kayu unglen atau kayu besi. Sekilas, tidak ada perbedaan antara rumah yang berada di tepian tersebut. Namun, dari gaya arsitektur luar rumah tersebut bergaya tionghoa.

Foto(Ist): Rumah Keluarga Ong

Rumah panggung tersebut memiliki empat kamar, satu ruangan utama, ruang keluarga, satu ruang makan dan dapur serta gudang dibagian belakang. Sebelum memasuki rumah, para tamu disambut dengan ukiran kaligrafi bertulisan mandarin yang terjemahannya, “Berjaya Sampai Anak Cucu”. Kemudian dua daun pintu lebar bertuliskan “Seorang Harus Jujur Untuk Kebenaran”.

Ruang tamu yang sangat besar, dengan dua set kursi merupakan kehormatan bagi tuan rumah kepada para tamu. Suasana tenang dan sejuk sangat terasa memasuki ruangan utama karena sebanyak enam jendela terbuka menatap kearah sungai. Menuju keruangan berikutnya, semakin banyak dijumpai tulisan kaligrafi cina yang memiliki falsafah dan arti yang sangat dalam. Lukisan dinding dan ukiran khas tionghoa, serta foto-foto mendiang keluarga Ong,  terasa syahdu seakan menyambut kehadiran para tamu dengan sangat ramah.

Foto(Ist): Rumah keluarga Ong Bun Tjit

Diruang selanjutnya, terdapat altar sembahyang dengan beberapa dewa-dewa pemujaan. Para keluarga  biasanya membakar dupa sesembahan kepada para dewa, hingga bau cukup tajam dengan wangi khas memenuhi seisi ruangan.  Di sisi kiri dan kanan terdapat dua kamar utama pemilik rumah. Memasuki ruangan makan utama dan dapur, juga terdapat altar dan abu keluarga Ong Bun Tjit. Untuk menghormati pemilik rumah, para pengunjung yang memilki kepercayaan Tao, melakukan sembahyang untuk menghormati keluarga yang telah wafat.

Juru bicara keturunan keluarga Ong, Candra Pasadena mengungkapkan, keberadaan keluarga keturunan Tiong Hoa di Palembang memang sudah sangat lama menetap dan hidup di Palembang. Bahkan, telah terjadi asimilasi antara warga Tionghoa dengan masyarakat asli Palembang yang menciptakan perpaduan kebudayaan Cina-Palembang.

“Dan peninggalan itu masih bisa disaksikan dari rumah milik keluarga Ong ini,”kata Chandra beberapa waktu lalu.

Foto(Ist): Rumah keluarga Ong Bun Tjit

Beberapa tahun lalu, Redaksi www.intens.news, sempat mewawancarai Ong Han Cin, saat berusia 67 tahun. Beliau adalah generasi keenam keluarga Ong, yang merupakan keturunan asli Tiongkok. Kala itu dia mengungkapkan, dirinya bersama keluarga terus menjaga keberadaan rumah milik kakek buyutnya itu. Dan masih banyak masyarakat yang datang untuk berwisata kerumah tersebut.

“Kalau keluarga saya sudah banyak yangdi Jakarta. Tapi masih banyak juga yang di Palembang,”kata Ong, yang memiliki nama panggilan indonesia Harmoko Aguswan.

Rumah tersebut, diperkirakan sudah berdiri sebelum adanya kampung kapitan. Dimana generasi pertama Ong Tjing Tjong bersama isterinya Coa Kun Giok, telah menetap dan berdomisili di kawasan tersebut. Pada masa itu, keluarga Ong adalah duta perdagangan dari Tiongkok.

“Istilah sekarang atase perdaganganlah,”ungkap Harmoko.

Para warga tionghoa rutin sembahyang dan menjadi kunjungan utama saat mereka melakukan berbagai perayaan atau festival keagamaan Tionghoa. Dan melakukan sesembahan di rumah keluarga Ong Bun Tjit di percaya akan membawa keberuntungan bagi yang menziarainya.

Editor : Muhammad Uzair

Anda mungkin juga berminat

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More