intens.news
Mitra Informasi

Kenali Sebab Terjadinya Penyakit HIV dan AIDS yang Bisa Mengancam Keselamatan Jiwa

0 37

Intens.news, PALEMBANG – Kasi Pencegahan dan Penyakit Menular Dinas kesehatan Kota Palembang, Yudhi Setiawan, membeberkan penyebab terjadinya penyakit Human Immunodeficiency Virus (HIV) dan Acquired Immune Deficiency Syndrome (AIDS). HIV merupakan virus yang menyerang sistem kekebalan tubuh yang selanjutnya melemahkan kemampuan tubuh melawan infeksi dan penyakit. 

Sementara AIDS merupakan kondisi di mana HIV sudah pada tahap infeksi akhir. Ketika seseorang sudah mengalami AIDS, maka tubuh tidak lagi memiliki kemampuan untuk melawan infeksi yang ditimbulkan dan akhirnya bisa menyebabkan kematian.

Tidak hanya itu, ada juga kelompok orang yang lebih beresiko terinfeksi HIV AIDS yakni orang yang melakukan hubungan intim tanpa kondom, baik hubungan sesama jenis maupun heteroseksual, orang yang sering membuat tato atau melakukan tindik.

“Orang yang terkena infeksi penyakit seksual lain, pengguna narkotika suntik, orang yang berhubungan intim dengan pengguna narkotika suntik,” kata Yudhi.

Yudhi mengatakan, untuk gejala penyakit HIV dan AIDS ini ada tiga tahap gejala pertama, Pengidap akan mengalami nyeri mirip, seperti flu, beberapa minggu setelah terinfeksi, selama satu hingga dua bulan. “Dapat tidak menimbulkan gejala apapun selama beberapa tahun, timbul demam, nyeri tenggorokan, ruam, pembengkakan kelenjar getah bening, diare, kelelahan, nyeri otot, dan sendi,” ungkapnya.

Gejala yang kedua umumnya, tidak menimbulkan gejala lebih lanjut selama bertahun-tahun. Virus terus menyebar dan merusak sistem kekebalan tubuh. Penularan infeksi sudah bisa dilakukan pengidap kepada orang lain berlangsung hingga 10 tahun atau lebih.

Kerap sekali orang-orang yang terdampak HIV AIDS tidak memiliki gejala bertahun-tahun dan pada akhirnya ketika sudah para baru menyadari.

“Untuk gejala yang ketiga, daya tahan pengidap rentan, sehingga mudah sakit, dan akan berlanjut menjadi AIDS. Demam terus-menerus lebih dari sepuluh hari. Merasa lelah setiap saat. Sulit bernapas. Diare yang berat dan dalam jangka waktu yang lama. Terjadi infeksi jamur pada tenggorokan, mulut, dan vagina. Timbul bintik ungu pada kulit yang tidak akan hilang. Hilang nafsu makan, sehingga berat badan turun drastis,” paparnya.

Yudhi pun membeberkan upaya yang bisa dilakukan untuk mencegah penularan HIV dan AIDS ini.

“Gunakan kondom yang baru setiap berhubungan intim, baik hubungan intim vaginal maupun anal. Hindari berhubungan intim dengan lebih dari satu pasangan. Bersikap jujur kepada pasangan jika mengidap positif HIV, agar pasangan juga menjalani tes HIV,” ucap dia.

Editor : Rian

Anda mungkin juga berminat

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More