intens.news
Mitra Informasi

Keraguan Masyarakat Megenai Vaksin Sinovac, Pengamat : Wajar

0 27

Intens.news, PALEMBANG – Mulai besok vaksin sinovac mulai diberikan kepada warga Sumsel yang dimulai dari kepala Daerah yakni gubernur Sumsel. Vaksin sinovac yang diberikan tersebut  guna untuk menetralkan virus corona penyebab Covid-19, namun meski demikian ada sebagain masyarakat yang masih meragukannya termasuk para guru dan orang tua siswa.

Menanggapi keraguan tersebut pemgamat pendidikan Sumsel Lukman Haris mengatakan, mereka yang meragukan mengenai vaksin sinovac ini karena belum mendapatkan sosialisasi yang jelas.

“Kalau sudah mendapat sosialisaai yang jelas saya kira mereka tidak ragu untuk disuntik vaksin tersebut,”ujarnya, saat dikonfirmasi, Rabu (13/1).

“Wajar wajar saja keraguan masyarakat dan guru serta orang tua siswa, yang tertpenting pihak yang terkait harus memberikan sosialisasi yang sejelas jelasnya agar mereka mengerti makaud dan tujuan dari pemberian vaksin tersebut,”kata Lukman.

Menurut Lukman, sekarang ini berbagai informasi di media sosial mereka terima, bagi mereka yang mendapatkan informasi masalah vaksin yang menimbullan efek ini dan itu secara otomatis mereka tidak mau menerima vaksin ini. “Makanya pihak yang terkait harus memberikan sosialisasi yang jelas sehingga mereka yang tadinya awam akan mengerti fungsi dari vaksin ini,”jelas Lukman.

“Yang jelas untuk memberikan pahaman mengenai vaksin ini kepada masyarakat adalah tugas dari pihak yang terkait yakni dinas kesehatan, apabila mereka sudah diberikan pehaman tentu mereka akan menerima,” katanya

Sementara itu Noris salah satu Warga Gandus mengatakan,Saya takut kalau disuntik vaksin covid-19 karena takut terjadi apa – apa dengan saya,apakah ada dampak kedepannya itulah yang dikhawatirkan.

“Kalau tidak ada dampaknya saya mau divaksin,bukan saya saja yang takut warga disini banyak yang menolak jika nantinya disuntik vaksin.Selama ini dikampung kami belum ada sosialisasi dari dari puskesmas Gandus mengenai vaksin covid-19 ini,kalau ada sosialisasi maka masyarakat tau apakah vaksin itu ada efek samping atau tidak,”pungkasnya.

Editor : Rian

Anda mungkin juga berminat

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More