intens.news
Mitra Informasi

Kisah Owner AsOne Sukses Geluti Tanaman Hidroponik

0 67

Intens.news, PALEMBANG – Bertanam sistim hidroponik adalah metode penanaman tanaman tanpa menggunakan media tumbuh tanah. Cara ini awalnya berkembang di negara-negera eropa, kemudian merambah ke berbagai negara termasuk di Indonesia yang beriklim tropis.

Trend budidaya tanaman hidroponik kian meningkat dan diminati oleh masyarakat di kota besar seperti Pembang. Apalagi pengembangan industri yang saat ini tidak bisa dibendung membuat lahan pertanian menyusut, dan inilah alasan bagi Edi Aswan warga yang tinggal di Jalan Buyut Tanpa Tanjung Barangan, Bukit Baru Palembang ini mulai menekuni bidang pertanian modern melalui media tanam hidroponik.

Pria yang akrab disapa Aswan ini mengaku, tinggal di wilayah perkotaan menjadi salah satu kendala untuk bercocok tanam. Namun jangan khawatir, dengan lahan perkotaan yang sempit hidroponik bisa menjadi solusi lahan pertanian. Sebagaimana diketahui, hidroponik merupakan teknik budidaya tanaman dengan memanfaatkan air dan tidak menggunakan tanah sebagai mdia tanamnya. Mengingat, saat ini kebutuhan akan sayur dan buah segar sangat diidamkan masyarakat.

Selaku owner AsOne Hidroponik Palembang, Aswan mengatakan, metode hidroponik bisa dilakukan dengan beberapa cara. Dari metode skala bisnis sampai dengan sekala hobi, medianya bermacam-maca. dari modal yang sangat besar sampai modal yang sangat rendah.

“Tak dipungkiri, masyarakat perkotaan mulai beralih ke tanaman hidroponik. Ada beberapa metode yang dapat dilakukan untuk bercocok tanam dengan metode hidroponik,” ujarnya.

Ia menjelaskan, metode yang menggunakan instasi terbaik dan sesuai dengan standar adalah media tanam dengan menggunakan gully standar yang harganya jauh lebih mahal. Tetapi ada cara yang bisa dilakukan untuk menyerupai gully yakni dengan media Pipa Paralon, dengan Talang Air hujan, ada juga dengan sistem kolam (Rakit Apung).

“Metode sederhana dengan menggunakan media tanam polibag atau Pot kembang atau ember dengan cara tetes yang terintalasi dengan sistem pemberian air secara rutin dn terjadwal,” jelasnya.

Metode lain dengan memanfaatkan limba rumah tangga seperti dengan pemanfaatan Botol Air meneral bekas atau sejenisnya yang di isi dengan cocopi/sekam bakar, cara pemberiaan asupan nutrisinya dengan cara diguyur setiap hari.

AsOne Hidroponik sendiri berdiri sejak 11 Juni 2017 lalu, pada fase awal belajar bagai mana cara membuat kebun hidroponik dengan cara otodidak dengan langka awal belajar cara persemaian bibit sayuran, kemudian berkembang belajar seting instalasi guli (Pipa) kemudian baru mencari pemasaran hasil kebun dan setelah berhasil belajar semua itu lebih kurang 6 bulan.

“Sejak saat itulah AsOne Hidroponik memulai bisnisnya tetapi tidak berhenti disitu saja tentu setelah mengikuti pelatihan banyak hal yang diperbaiki dengan kondisi kebun saat itu yang hanya belajar secara otodidak, dengan omset puluhan juta setiap bulannya,” terangnya.

Menurutnya, banyak tanaman yang bisa ditanam dengan cara hidroponik tetapi yang umum banyak ditanam adalah jenis sayur-sayuran. Pada perinsipnya semua tanaman bisa dilakukan dengan cara hidroponik. Seperti, sayuran daun yakni sawi pakcoy, caisim, slada, mint, daun sop, daun ketumbar dan sebagainya.

“Ada juga jenis sayuran batang seperti kangkung, dan bayam. Sayuran Buah seperti tomat, mentimun, cabai, kisik, terong, untuk jenis buah seperti stroberi, jeruk, pisang, padi, mangga, kalengkeng dan sebagainya,” ungkapnya.

Dia menambahkan, tidak sulit menanam dengan cara hidroponik, setelah semua instalasi terpasang, sisa menjaga sirkulasi air, dengan menghidupkan dan mematikan pompanya “Asal ada kemauan,”ucapnya.

Editor : Rian

Anda mungkin juga berminat

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More