intens.news
Memberi Informasi Bukan Sekedar Berita

Kisah Pilu Pernikahan Anak di Depan Jenazah Sang Ayah Korban Kecelakaan Bus Sriwijaya

0 4.067

Intens.news, BANYUASIN – Kecelakaan Bus Sriwijaya di Jurang Liku Lematang Kota Pagaralam, Sumatera Selatan hingga menewaskan puluhan korban pada Selasa (25/12/2019) Kemarin, masih menghadirkan banyak cerita duka.

Cerita duka itu datang dari salah satu warga Banyuasin yang meninggal bernama Warsono (62). Bagaimana tidak, sebelum jasad Warsono dikebumikan, terjadi prosesi pernikahan putrinya di depan jenazah sang ayah.

Dwi Fitri Rahmani tak kuasa menahan air matanya ketika menjalankan prosesi akad nikah di rumahnya Dusun 1 Perajen RT 1, Mariana, Banyuasin Rabu (25/12/2019). Warga yang turut hadir menyaksikan hal tersebut ikut menangis larut terbawa suasana kesedihan.

Prosesi pernikahan itu juga dihadiri Wakil Bupati Banyuasin H Slamet Somosentono, rupanya dua minggu sebelum menjadi korban kecelakaan Bus Sriwijaya, Almarhum Warsono sempat menemui orang nomor dua di Bumi Sedulang Setudung ini mengantarkan undangan pernikahan putrinya.

Tapi siapa yang menyangka, kehadiran Pakde Slamet justru bukan hanya menjadi saksi pernikahan, tetapi sekaligus menjadi orang yang mengantarkan Almarhum Warsono yang menjabat sebagai ketua PAC PDI Kabupaten Banyuasin ke pusaran terakhirnya.

“Saya atas nama Pemkab Banyuasin dan seluruh masyarakat Banyuasin mengucapkan belasungkawa atas meninggal Bapak Warsono, semoga amal ibadahnya diterima di sisi Allah SWT, semoga diberikan tempat yang lebih mulia, Kusnul Khotimah. dan semoga keluarga yang di tinggalkan diberikan ketabahan, Amin,” ujar Pakde Slamet.

Usai acara pernikahan, Wakil Bupati Banyuasin bersama tamu undangan lainnya serta masyarakat sekitar, di Desa Prajen,Kecamatan Banyuasin 1 Kabupaten  Banyuasin, langsung memakamkan Jasad Almarhum Warsono dan cucunya Ulul.

Adapun dari informasi yang dihimpun selain Ketua PAC PDIP Warsono,  musibah Kecelakan Bus Sriwijaya di Jurang Liku Desa Prahu Dipo Pagar Alam, juga memakan korban atas nama, Ikbar, Selvi, Ulul dan Amelia, Korban yang berasal dari Desa Prajen Kec.Banyuasin I.

Hingga saat ini pihak Basarnas Kota Palembang mengatakan bahwa ada tiga korban lagi yang berhasil di evakusi dari lokasi kecelakaan.

“Jumlah korban yang berhasil di evakuasi ada 44 korban,  tiga orangnya baru ditemukan pagi ini, Jadi 31 orang meninggal dunia,13 orang selamat.” kata Kaya Dayu Humas Basarnas Kota Palembang.

Editor : Rian

Anda mungkin juga berminat

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More