intens.news
Mitra Informasi

Komitmen Perjuangkan Nasib Guru

0 135

Intens.news, PALEMBANG – Meski adanya beda ahli kelola antara Kota dan Provinsi di bidang manajemen pendidikan, namun adanya Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) menjadi penyatu bagi semua guru yang ada di Sumsel khususnya di Kota Palembang.

Hal tersebut diungkap oleh ketua PGRI Kota Palembang, Hasanuddin saat menggelar ramah tamah dengan anggota setelah memimpin PGRI Palembang satu periode, di Resto Taman Kenten Palembang, Kamis (13/2/2019).

“Komitmen kita adalah memperjuangkan guru. Tanpa guru kita tak ada apa-apanya. Perjuangan guru honor khususnya menjadi konsen PGRI untuk terus memperjuangkannya,” ucap Hasanuddin.

Menurutnya, meski guru honor SMA/SMK di bawah Dinas Pendidikan Provinsi Sumsel, namun PGRI Palembang tetap berusaha memperjuangkan semua guru honor yang mengajar di Palembang dari tingkat SD hingga SMA.

Dikatakannya, Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah pengganti Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 menyebutkan bahwa, manajemen pengelolaan SMA/SMK berada di tangan Pemerintah Provinsi. Sementara pemerintah kabupaten/kota hanya menangani sekolah dasar dan sekolah menengah pertama.

“Proses alih kelola membutuhkan kerjasama dengan berbagai pihak agar berjalan lancar. Penyerahan pengelolaan itu meliputi tiga hal, yakni aset, Sumber Daya Manusia (SDM) serta keuangan. Dari sisi aset, akan ada pelimpahan aset SMA/SMK dari Kabupaten Kota kepada Propinsi. Sedangkan dari sisi SDM, seluruh guru dan tenaga pendidik jenjang SMA/SMK akan di bawah tanggungjawab Pemerintah Provinsi, termasuk status kepegawaiannya, proses sertifikasi hingga pengelolaan Tunjangan Pokok Pendidik (TPP),” jelasnya.

“Oleh karena itu, kita ingin perlakuan guru honor sama, dari tingkat SD hingga SMA. Kita ingin guru honor yang sudah mengabdi, kita perjuangkan. Apalagi sudah lama. Kita ajukan kalau bisa dapat TPP, diangkat PNS atau P3K,” tambahnya.

Tak hanya itu, pihaknya juga mengakui bahwa dunia pendidikan saat ini semakin maju dan berkembang, untuk itu pihaknya mengajak kepada guru honor bahwa selain diperjuangkan juga harus terus meningkatkan kualitas diri.

“Itulah kenapa PGRI Palembang juga konsen membina guru honor untuk meng update kualitas diri, meningkatkan kompetensi. Yakinlah dimana pun berada kalau guru berkualitas dan memiliki kompetensi unggul maka tetap diharapkan,” ujarnya.

Editor : Rian

Anda mungkin juga berminat

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More