intens.news
Mitra Informasi

Kompol Antoni Hadi: Istiqomah dan Tegas Dalam Bertugas

0 102

Intensnews,PALEMBANG-Polisi unit reserse kriminal tidak hanya memiliki mental yang kuat dan tubuh yang sehat saja. Tapi harus sanggup mengorbankan separuh waktunya demi melayani dan melindungi masyarakat. Tubuh yang luka, bahkan rasa lelah yang timbul saat bertugas, akan terbayarkan setelah menyaksikan warga yang hidup dengan nyaman dan aman.

Seperti yang dialami Kanit I Jantanras Polda Sumsel, Kompol Antoni Hadi. Polisi satu ini terkenal sebagai sosok yang tegas saat bertugas. Perawakannya yang tinggi dan kekar, serta sorot matanya yang tajam sudah cukup membuat luntur nyali pelaku kriminal.  Namun siapa sangka, polisi kelahiran tahun 1963 tersebut adalah sosok yang ramah dan hangat. Senyuman ayah tiga orang anak itu, cukup membuat hati orang lain tersipu.

Dia memulai karir sebagai polisi sejak lulus Secaba Minsub 3 tahun 1985 di Betung, dan kemudian bertugas di Polda Riau. Sempat menjadi anggota Buser Polsek Sukarami tahun 1994, dan kemudian melanjutkan sekola kepolisian tahun 1999. Pemegang sabuk hitam Karate ini juga pernah menjabat ebagai Panit Ranmor Polda Sumsel, Kanit Pidum Polrestabes Palembang, Kapolsek Sako, dan kini menjabat sebagai Kanit unit I Jatanras Polda Sumsel.

Suami Linda Ly ini memang sejak kecil sudah bercita-cita sebagai polisi. Hal itu terdorong karena menyaksikan maraknya aksi kriminalitas dan kejahatan yang terus saja terjadi. Putra bungsu dari empat saudara tersebut, hidup dan dibesarkan dari keluarga sederhana. Dan kegigihannya menjadi bukti dirinya hingga pantas untuk menjadi kebanggan keluarga.

“Dari kecil memang saya sudah bercita – cita jadi Polisi dan alhamdulillah tercapai, ini merupakan suatu kebanggaan selama hidup saya, dan tentunya tidak lepas dari doa dan dukungan keluarga,” kata Antoni Hadi.

Tugasnya sebagai abdi negara dituntut bekerja melebihi batas waktu. Meski tidak mudah meyakinkan keluarga, namun seiring waktu tugas mulia tersebut di terima dan di pahami oleh keluarganya.

“Intinya saya berusaha istiqomah, karena tugas mulia ini adalah ibadah,” tegas dia.

Saat menjalankan tugas mengejar para pelaku kriminal, Antoni Hadi bersama timnya terkadang menghabiskan waktu berminggu-minggu. Dan selama bekerja, mereka akan benar-benar jauh dari keluarga.

“Terkadang disaat bertugas mengejar tersangka, saya bersama rekan – rekan tidak pulang selama dua minggu, keluarga saya sudah paham dan memberikan dukungan dan doa untuk tetap semangat dan berhasil dalam tugas,” katanya.

Memasuki usia 58 tahun, Antoni Hadi saat ini tengah mempersiapkan masa pensiunnya. Dia berpesan agar para polisi unit reserse menjaga kekompakan, dan bekerja dengan tulus dan ikhlas hingga terwujud kehidupan yang aman di Provinsi Sumatera Selatan.

Editor: Muhammad Uzair

Anda mungkin juga berminat

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More