intens.news
Mitra Informasi

Kronologis Sopir Taksol Kena Begal di Kawasan Kebon Sayur

0 15

Intens.news, PALEMBANG – Usai berhasil menyelamatkan diri dari aksi brutal begal di kawasan Kebon Sayur Jalan Noerdin Pandji, Rian (31), warga Jalan Hasanudin Griya Hero Abadi Blok BC 6 Rt.68 Rw.18 Kelurahan Talang Kelapa Kecamatan Alang-Alang Lebar Palembang yang berprofesi sebagi sopir taksi online kini menjalani perawatan intensif di RS Myria Palembang.

Fadli, rekan korban menceritakan, kejadian berawal saat korban menerima orderan penumpang atas nama Cahyoandhika di kawasan Jalan Suka Bangun II Soak Simpur dengan tujuan pengantaran ke Hotel Twin Star KM 13 Kelurahan Sukomoro Kecamatan Talang Kelapa Kabupaten Banyuasin.

“Waktu korban ini dapet orderan, posisi korban lagi ada di Kencana Damai Kenten. Korban mendapat orderan itu sekitar pukul 03.59 WIB. Karena jarak agak jauh jadinya korban meminta kepada tersangka untuk menunggu,” ujar Fadli saat ditemui di SPKT Polda Sumsel, Jumat (18/9/2020).

Dari percakapan di aplikasi driver taksi online milik korban, terlihat korban sempat menanyakan banyaknya jumlah penumpang yang akan diangkut kepada tersangka, yang kemudian dijawab oleh tersangka.

“Dari posisi awal korban ke lokasi penjemputan sekitar 15 menit. Sesampainya di titik penjemputan sekitar pukul 04.14, korban juga memberitahun epada tersangka jika dirinya sudah sampai di titik penjemputan,” tambahnya.

Dari aplikasi pemesanan taksi online, kata Fadli, diketahui jika pemesan berjumlah dua orang. Kedua orang tersebut minta di antarkan ke hotel Twin Star KM 13.

“Korban juga bilang, saat proses pengantaran penumpang sudah berada di kawasan Simpang Kades KM 12, tersangka meminta memutar balik dengan alasan dompet tertinggal,” ungkapnya.

Mendengar tersangka meminta putar balik, korban yang diketahui sudah menjadi driver taksol selama tiga tahun kemudian memutar balik menuju titik awal penjemputan.

“Saat putar balik inilah ketika sampai di titik awal penjemputan korban dihujani tusukan oleh kedua tersangka menggunakan benda tajam secara membabi buta,” jelasnya.

Terkejut dengan aksi brutal kedua tersangka, korban diketahui sempat memberi perlawanan dengan cara menangkis hujaman benda tajam yang diarahkan ke bagian kepala dan badan tersangka.

“Korban refleks membuka pintu lalu berlari mencari pertolonganan kepada warga sekitar meski sambil berdarah-darah ke arah SPBU dan kemudian ditolong oleh Satpam SPBU,” bebernya.

Saat ini, korban tengah menjalani perawatan intensif di RS Myria dan akan melakukan operasi pada bagian tubuh korban yang terluka parah. Untuk kejadian tersebut, istri korban telah melapor ke SPKT Polda Sumsel.

Editor : Rian

Anda mungkin juga berminat

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More