intens.news
Mitra Informasi

Kronologis Tertembaknya Warga di Muba oleh Senjata Brimob

0 84

Intens.news, PALEMBANG – Anggota Brimob Polda Sumsel, Bharatu Meidiansyah, kini menjalani pemeriksaan di Propam Polda Sumsel usai kelalaiannya yang terpeleset hingga menyebabkan senjata laras panjang miliknya menembakan peluru hingga menewaskan salah satu warga yang sedang memancing di sekitar perusahaan yang ada di Kecamatan Bayung Lincir Kabupaten Musi Banyuasin.

Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Supriadi mengatakan, peristiwa itu berawal saat pihak perusahaan melaporkan bila banyak warga yang sedang memancing di area perusahaan.

“Dari laporan itu, dilakukan patroli untuk membubarkan warga yang sedang memancing. Ketika sampai di lokasi, terlihat banyak warga yang sedang memancing. Padahal, di area perusahan tidak diperbolehkan masuk, termasuk memancing,” ujar Supriadi, Kamis (30/7/2020).

Dari situ, kata Supriadi, anggota Sat Brimob Polda Sumsel dan tenaga keamanan perusahaan mencoba untuk membubarkan warga yang sedang memancing.

“Anggota Brimob lantas mencoba menghimbau agar warga bubar, namun tidak dihiraukan. Setelah itu diberi tembakan peringatan ke atas satu kali, barulah masyarakat ini membubarkan diri,” katanya.

Menurutnya, ketika masyarakat akan bubar, ternyata anggota Brimob Polda Sumsel yang bertugas di Detasemen A Talang Kelapa tersebut berjalan menuju ke mobil patroli.

“Saat itulah, dikarenakan kondisi jalan yang licin membuat Bharatu Mediansyah terpeleset dan tidak dapat mengendalikan senjatanya,” jelasnya.

Secara tidak sengaja, lanjut Supriadi, senjata Bharatu Mediansyah meletus dan mengarah ke samping. Sempat tidak diketahui, bila peluru yang keluar dari senjata milik anggota tersebut mengenai warga yang sedang memancing dengan jarang yang cukup jauh dari lokasi pembubaran.

“Untuk warga yang ada di depan anggota tersebut tidak terkena peluru. Namun, setelah di cek ternyata di bagian sebelah kanan anggota yang jaraknya cukup jauh ada korban di rerumputan terkena tembakan itu,” jelasnya.

Melihat hal tersebut, tambah Supriadi, anggota berupaya untuk menolong nyawa korban. Akan tetapi, ternyata setelah di cek korban langsung tewas ditempat.

“Anggota kita dan pihak perusahaan membawa korban pulang ke rumah korban dan menemui keluarganya untuk menjelaskan kejadian yang menimpa warga tersebut,” lanjutnya.

Pihak keluarga yang menerima penjelasan dari anggota, menerima permasalahan yang menimpa korban. Keluarga menganggap kejadian tersebut merupakan musibah dan bukan faktor kesengajaan.

“Untuk memastikan hal tersebut, Direktur Intel bersama Dansat Brimob Polda Sumsel turun langsung ke lokasi kejadian untuk pengecekan, serta mendatangi pihak keluarga korba untuk meminta maaf secara langsung,” tandasnya.

Editor : Rian

Anda mungkin juga berminat

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More