intens.news
Mitra Informasi
intens hari raya

Kuasa Hukum Doni Cs Menilai Vonis Hukuman Mati Langgar HAM

0 9

Inten.news, PALEMBANG – Mendengar kelima kliennya divonis mati, Sufendi SH kuasa hukum terdakwa narkotika yang menjerat mantan anggota DPRD Doni CS, menyatakan akan mengajukan banding atas putusan majelis hakim, Kamis (15/04/2021) sore. 

Bukan hanya itu, menurut Sufendi pertimbangan majelis hakim dalam memvonis mati kelima terdakwa tersebut telah melanggar Hak Asasi Manusia (HAM).

“Hak sebagai manusia untuk hidup dicabut oleh majelis hakim sehigga menurut kami Melanggar HAM kelima klien kami,” tuturnya saat dikonfirmasi melalui via sambung telepon.

Ia juga menyatakan, dengan tegas bahwa untuk kelima kliennya tersebut akan mengajukan banding.

“Jadi lima klien saya atas nama Alamsyah, Ahmad Najmi Ermawan, Mulyadi, Yati Suherman dan Doni Itu akan mengajukan banding,” terangnya.

Menurutnya, untuk hukuman kepada mantan anggota DPRD Palembang, Doni itu bisa diringankan.

“Untuk Doni, itu terdakwa merupakan tulang punggung keluarga, orangtuanya sakit-sakitan dan dia memiliki istri dan anak yang masih membutuhkan kasih sayang seorang ayah,” tuturnya.

Lebih lanjut ia menerangkan, untuk terdakwa Yati Suherman juga seharusnya bukan hukuman mati melainkan hukuman seumur hidup.

“Yati itu kan hanya mengantar barang itu dan karena faktor ekonomi makanya dia mau ngantar barang itu. Dia sendiri saja tidak tau kalau barang yang dibawanya itu narkoba,” ucap Sufendi.

Untuk itu karena beberapa alasan lainnya, Sufendi akan mengajukan perkara putusan dari majelis hakim ke tingkat banding.

“Langkah selanjutnya kita akan banding,” tegasnya.

Diberitakan sebelumnya, lima dari enam terdakwa dengan perkara kasus narkotika jenis sabu seberat 4 kilogram dan 21 ribu pil ekstasi yang menjerat mantan anggota DPRD Palembang yakni Doni CS divonis mati oleh majelis hakim Pengadilan Negeri Klas 1 A Khusus Palembang.

Identitas keempat lainnya ialah Alamsyah, Ahmad Najmi Ermawan, Mulyadi dan Yati Suherman. Yang mana keempat terdakwa ini juga turut terlibat dalam perkara kasus narkoba ini.

Sidang yang dipimpin oleh hakim ketua Bongbongan Silaban ini beragendakan pembacaan putusan oleh majelis hakim yang didengarkan secara virtual baik oleh Jaksa Penuntut Umum, terdakwa dan Kuasa hukum terdakwa.

” Dengan ini menyatakan bahwa terdakwa atas nama Doni, Alamsyah, Ahmad Najmi Ermawan, Mulyadi dan Yati Suherman telah terbukti melanggar pasal 114 ayat 2 Jo 132 ayat 1 UU No 35 tahun 2009 tentang narkotika sehingga dengan ini menyatakan kelima terdakwa divonis mati ,” ucap hakim Bongbongan Silaban.

editor : Fadhil

Anda mungkin juga berminat

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More