intens.news
Mitra Informasi

Kunjungan Wisman Secara Nasional Turun

0 5

Intens.news, PALEMBANG – Jumlah kunjungan wisatawan mancanegara atau wisman ke Indonesia secara kumulatif Januari–Februari 2021 mencapai 254,23 ribu kunjungan. Kondisi ini menurun drastis sebesar 88,25 persen dibandingkan dengan jumlah kunjungan wisman pada periode yang sama tahun 2020 yang berjumlah 2,16 juta kunjungan. 

Kunjungan wisman Januari–Februari 2021 terdiri atas wisman yang berkunjung melalui pintu masuk udara sebanyak 8,84 ribu kunjungan, pintu masuk laut sebanyak 77,76 ribu kunjungan, dan pintu masuk darat sebanyak 167,63 ribu kunjungan.

“Kunjungan wisman ke Indonesia bulan Februari 2021 mencapai 117,00 ribu kunjungan. Jika dibandingkan dengan jumlah kunjungan wisman bulan Februari 2020 yang berjumlah 872,77 ribu kunjungan, jumlah kunjungan wisman bulan Februari 2021 mengalami penurunan tajam sebesar 86,59 persen,” kata Kepala Badan Pusat Statistik Sumsel Endang Tri Wahyuningish, Rabu (7/4/2021).

Lanjutnya, jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya, Januari 2021, jumlah kunjungan wisman bulan Februari 2021 juga mengalami penurunan sebesar 14,74 persen. Jumlah kunjungan wisman bulan Februari 2021 terdiri atas wisman yang berkunjung melalui pintu masuk udara sebanyak 7,11 ribu kunjungan, pintu masuk laut sebanyak 34,56 ribu kunjungan, dan pintu masuk darat sebanyak 75,33 ribu kunjungan.

“Dilihat berdasarkan pintu masuk udara, jumlah kunjungan wisman ke Indonesia bulan Februari 2021 mengalami penurunan sebesar 98,74 persen dibandingkan dengan jumlah kunjungan wisman bulan Februari 2020,” ungkapnya.

Hampir seluruh pintu masuk udara terjadi penurunan kunjungan wisman kecuali di Bandara Sam Ratulangi, Sulawesi Utara yang mengalami kenaikan sebesar 10,67 persen. Sebagian besar bandara mengalami penurunan 100,00 persen, yaitu di Bandara Husein Sastranegara, Jawa Barat; Bandara Adi Sucipto/YIA, Daerah Istimewa Yogyakarta, Bandara Internasional Lombok, Nusa Tenggara Barat; Bandara Minangkabau, Sumatera Barat, Bandara Sultan Iskandar Muda, Aceh; Bandara Ahmad Yani, Jawa Tengah; Bandara Supadio, Kalimantan Barat; Bandara Hasanuddin, Sulawesi Selatan; dan Bandara Sultan Badaruddin II, Sumatera Selatan. Penurunan terendah tercatat di Bandara Soekarno-Hatta, Banten dengan persentase sebesar 95,50 persen.

“Jika dibandingkan dengan kunjungan bulan Januari 2021, jumlah kunjungan wisman ke Indonesia melalui pintu masuk udara bulan Februari 2021 mengalami kenaikan pesat sebesar 310,75 persen. Persentase kenaikan tertinggi terjadi di Bandara Ngurah Rai, Bali sebesar 500,00 persen, diikuti oleh Bandara Soekarno-Hatta, Banten sebesar 381,26 persen. Sementara itu, Bandara Internasional Lombok, Nusa Tenggara Barat mengalami penurunan 100,00 persen,” terang Endang.

Sedangkan, jika dilihat dari pintu masuk laut, jumlah kunjungan wisman mengalami penurunan sebesar 82,06 persen, yaitu dari 192,60 ribu kunjungan pada Februari 2020 menjadi 34,56 ribu kunjungan pada Februari 2021. Penurunan drastis terjadi di seluruh pintu masuk laut dengan persentase sebesar 100,00 persen tercatat di Pelabuhan Tanjung Uban dan Pelabuhan Tanjung Pinang, Kepulauan Riau, dan di Pelabuhan Tanjung Benoa, Bali. Sementara penurunan terendah tercatat di Pelabuhan Tanjung Balai Karimun, Kepulauan Riau sebesar 99,80 persen.

“Penurunan jumlah kunjungan wisman yang datang melalui pintu masuk laut juga terjadi jika dibandingkan dengan bulan sebelumnya, Januari 2021, yaitu sebesar 20,02 persen. Pelabuhan Tanjung Benoa, Bali menjadi pelabuhan dengan persentase penurunan tertinggi sebesar 100,00 persen. Di sisi lain, Pelabuhan Batam, Kepulauan Riau tercatat sebagai pelabuhan dengan penurunan terendah sebesar 39,62 persen,” ungkapnya.

Selain itu, Kunjugan Wisman dari pintu masuk darat pada bulan Februari 2021 mengalami penurunan sebesar 36,16 persen jika dibandingkan dengan bulan Februari 2020. Persentase penurunan tertinggi tercatat di pintu masuk Nanga Badau, Kalimantan Barat sebesar 100,00 persen, sedangkan persentase terendah tercatat di pintu masuk Entikong, Kalimantan Barat sebesar 99,37 persen.

“Jika dibandingkan dengan bulan Januari 2021, jumlah kunjungan wisman bulan Februari 2021 yang datang melalui pintu masuk darat juga mengalami penurunan sebesar 18,37 persen. Penurunan tercatat di pintu masuk Aruk, Kalimantan Barat sebesar 33,33 persen. Sementara itu, pintu masuk Atambua, Nusa Tenggara Timur terjadi peningkatan yang signifikan sebesar 550,00 persen,” pungkasnya.

Editor : Ridiansyah

Anda mungkin juga berminat

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More