intens.news
Mitra Informasi

Kurang Sosialisasi, Pupuk Organik Belum Diminati Petani di Empat Lawang 

0 21

Intens.news, EMPAT LAWANG –  Pemanfaatan pupuk organik di tengah masyarakat di Empat Lawang masih dirasakan belum optimal. Hal itu terbukti dengan banyaknya masyarakat yang masih menggunakan pupuk yang mengandung bahan kimia. 

Menurut warga penerima pupuk organik, Tarmizi Ahmad (43), rendahnya minat masyarakat untuk dapat memanfaatkan pupuk organik disebabkan minimnya pengetahuaan warga akan dampak positif dari pupuk tersebut. Dengan demikian seharusnya masyarakat harus mendapatkan pengetahuaan atau pemahaman akan tata cara penggunaan pupuk organik tersebut.

“Kami masih belum mengetahui secara pasti akan tata cara penggunaan dari pupuk yang kami terima ini. Beberapa waktu yang lalu kami pernah mendapatkan bantuaan pupuk organik namun hasilnya kurang begitu memuaskan ketimbang menggunakan pupuk yang mengandung bahan kimia,” jelasnya.

Sepenuturannya, selama dirinya menggunakan pupuk yang mengandung zat kimia, dirinya mampu manghasilkan beras sebanyak 1800 kg. Namun, saat menggunakan pupuk organik yang di berikan oleh pemerintah, dirinya hanya menghasilkan separuh dari hasil yang telah ditentukan.

“Kami harap agar Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Empat Lawang melalui dinas terkait untuk dapat memberikan penyuluhan akan tata cara penggunaan pupuk organik dan pupuk kompos tersebut. Sehingga kami warga masyarakat tidak tergantung pada pupuk yang berbahan kimia,” tandasnya.

Sementara, Kadis Pertanian Kabupaten Empat Lawang, Dadang Munandar, mengatakan, memang saat ini jenis pupuk organik belum banyak diminati karena para koptan ataupun petani masih banyak menggunakan pupuk kimia.

“Insya Allah kedepan akan kita sosialisasikan lagi, sehingga petani maupun masyarakat dapat memahami manfaat pupuk organik itu,” tandasnya.

Editor : Ridiansyah

Anda mungkin juga berminat

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More