intens.news
Mitra Informasi

Launching Pemutihan Pajak, Gubernur Sumsel Minta Bappeda dan Pengelola Pajak Jangan Berdiam Diri

0 44

Intens.news, PALEMBANG – Gubernur Sumsel Herman deru meminta Kepala Badan Pendapatan Daerah (Bappeda) mensosialisasikan program penghapusan sanksi administrasi pajak kendaraan bermotor (PKB) dan pembebasan biaya balik nama kendaraan bermotor (BBN-KB) kepada masyarakat melalui di media massa.

“Saya minta Bappeda dan pengelola pajak jangan berdiam diri. Harus bersosialisasi dan menjemput bola di lapangan,” ujarnya saat usai launching program penghapusan sanksi administrasi PKB dan pembebasan BBNKB II di halaman UPTB Samsat Palembang II, Sabtu (1/8/2020).

Ia mengatakan, program penghapusan sanksi administrasi PKB dan BBN-KB ini semata-mata untuk menyikapi pemulihan ekonomi di Sumsel sekaligus merangsang roda perekonomian supaya dapat berkontribusi. “Jadi mulai 1 Agustus 2020 ada pembebasan denda dan bunga serta BBNKB kendaraan seken dendanya di buat nol,” katanya.

Namun, untuk pokok pajak kendaraan yang menunggak lebih dari 1 tahun, dirinya menegaskan, akan memberikan sekresi dengan alasan yang jelas bahwa kendaraan tersebut memang tidak berjalan atau rusak.

“Kendaraanya memang tidak berjalan karena rusak, maka akan kita kurangi pokok pajaknya. Saya minta kepadaasyarakat Sumsel gebyar Agustus di masa pandemi ini kita berikan kemudahan dan keringan dalam membayar pajak,” ungkapnya.

Dimasa pandemi saat ini, dirinya mengakui ada penurunan 20 persen terget pajak. Dengan adanya program ini, dirinya berharap dapat menutupi penurunan tersebut.

“Program ini sifatnya stimulan, dari 1 Agustus sampai 31 Agustus 2020, jika responnya baik akan kita perpanjang. Yang jelas kita butuh bantuan dari pihak kepolisian dan jasa Raharja, karna ini butuh kerja ekstra,” terangnya.

Sementara itu, Kepala Bappeda Sumsel, Neng Muhaibah menambahkan, program yang di luncurkan ini merupakan keinginan Gubernur Sumsel, Herman Deru untuk meringankan beban masyarakat dan meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD).

“Berbagai upaya yang telah kita dilakukan untuk menyampaikan surat dari Gubernur Sumsel, seperti melibatkan kepala OPD,” singkatnya.

Editor : Ridiansyah

Anda mungkin juga berminat

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More