intens.news
Mitra Informasi

Lawan Petugas Gaklin Prokes, Akan Berurusan dengan Polisi

0 52

Intens.news, PAGARALAM – Peraturan Walikota (Perwako) tentang penegakkan disipliin dan penegakan hukum pencegahan covid-19 dikabarkan akan masuk tahap sosialisasi kepada masyarakat, karena proses pembuatan perwako tersebut sudah dintandatangani oleh Walikota Pagar Alam dan sudah disampaikan ke Biro hukum Provinsi dan ke Kanwil Kemenhumham Sumatera Selatan.

Kapolres Kota Pagar Alam, AKBP Dolly Gumara menegaskan, meskipun pelaksana terdepan dalam Gakplin prokes ini adalah Satpol PP dan beberapa instansi tekhnis seperti Dinas Perhubungan, Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadau Satu pintu, namun dalam penerpanya dapat didampingi aparat Kepolisian baik dipinta maupun tidak. Hal ini sesuai dengan perwako nomor 30 tahun 2020 pasal 22.

“Kalau ada orang yang melawan petugas Satpol PP yang bekerja menegakkan aturan Protokol Kesehatan tentunya akan dikenakan Pasal 212 KUHP dan itu ranah polisi,” tegas Kapolres saat apel pagi di Mapolres Pagar Alam, Senin (14/9/20).

Pasalnya, kata Kapolres, dalam razia penegakkan disiplin protokol kesehatan ini apabila masyarakat Kota Pagar Alam yang terjaring tidak menggunakan Protokol Kesehatan, maka akan diberikan sanksi dan ditindak secara administrasi secara denda sampai ke penutupan usaha bagi badan usaha termasuk menggelar keramaian seperti persedekahan dan semacamnya tanpa izin.

“Karena untuk izin keramaian harus ada persetunuan dan rekomendasi dari gugus tugas jika itu tidak ada makan kepolisian tidak akan mengeluarkan izin keramaian,” pukasnya.

Editor : Rian

Anda mungkin juga berminat

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More