intens.news
Mitra Informasi

Lestarikan Adat Istiadat, PMD dan Tokoh Masyarakat Gelar Sosialisasi 

0 29

Intens.news, BANYUASIN – Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Kabupaten Banyuasin melalui Pemerintah Kecamatan Suek Tapeh menggelar Kegiatan Sosialisasi Pelestarian Adat Istiadat Kabupaten Banyuasin di Halaman Kantor Camat Suak Tapeh Kabupaten Banyuasin, Rabu (07/04/2021).

Acara tersebut langsung di buka Camat Suak Tapeh, Sashadiman Ralibi dan dihadiri Kasi lembaga kemasyarakatan Nasir, Ketua Pembina Adat Kabupaten Banyuasin Noer Muhammad, tokoh masyarakat Iskandar Zulkarnain, Robani Syahrin, Kaharudin Aziz, Ibnu Aziz, dan Ketua adat 11 Desa Kecamatan Suak Tapeh dan Seluruh jajaran Staf di Suak Tapeh.

Camat Suak Tapeh, Sashadiman Ralibi, menjelaskan, dengan ada kegiatan sosialisasi tentang adat istiadat dan budaya kabupaten Banyuasin, jadi adat istiadat ini berlaku sejak zaman sebelum merdeka dan adat istiadat perlu dilestarikan di tempat masing-masing.

Seperti perkawinan dengan saling tolong-menolong sesama tetangga masih tetap dilaksanakan dan juga masih melakukan gotong-royong dan adat-adat yang lainnya sifatnya tidak bertentangan dengan pemerintahan. Dan aturan yang berlaku di kabupaten Banyuasin, juga khususnya negara republik Indonesia.

“Kami dari pemerintah kecamatan Suak tapeh akan mensosialkan adat dan kebudayaan kabupaten Banyuasin yang pertama sekali tentang peraturan dan undang-undang siber cahaya yang telah di terbitkan oleh pemerintah Kabupaten Banyuasin,” jelasnya.

Sementara itu, Pembina Adat Kabupaten Banyuasin, Noer Muhammad, mengatakan,  melaksanakan kegiatan kita hari ini adalah mengsosialkan Adat Istiadat Kabupaten Banyuasin, jangan sampai adat lama ini ditinggalkan karena pengaruh budaya baru, baik dari luar maupun dalam yang datang baik dari media TV dan media- media lainnya.

“Ini sangat pengaruhi kondisi yang ada di masyarakat ini, kadang-kadang hal tersebut tidak sesuai. Oleh karena itu, kami mengadakan sosialisasi ini untuk mendorong kita meningkatkan ke patuhan kita terhadap adat-adat lama yang perlu kita lestarikan ke depan ini,” ujarnya.

Noer Muhammad mengharapkan dengan ada sosialisasi kegiatan adat istiadat kabupaten Banyuasin, masyarakat bisa mengatahui apa yang sudah di gariskan oleh keluarga, keturunan nenek moyang yang terdahulu. Seperti adat pernikahan dengan arak-arakan dan sekedah ruahan

“Harap dilaksanakan sepanjang itu bisa kita laksanakan salah satu contohnya, perkawinan Jangan sampai hilang, kesenian dan juga budaya-budaya lainnya juga perlu kita lestarikan,” tegasnya.

Editor : Ridiansyah

Anda mungkin juga berminat

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More