intens.news
Mitra Informasi

Lima Pelaku Begal Sadis di Atas Jembatan Ogan Kertapati Palembang Ditangkap

0 794

Intens.news, PALEMBANG – Unit Pidum Polrestabes Palembang menangkap lima pelaku begal sadis yang sempat beraksi di Jembatan Ogan Kertapati Palembang pada 14 Agustus 2019 lalu sekitar pukul 18.00 WIB, setelah sebelumnya menangkap pelaku RF.

Kelima pelaku tersebut yakni Kgs M Puja kusuma alias Jojo (15) warga Lorong Sungai goren I, Kelurahan I, Ulu, Kecamatan SU I, Rio Armadan (16) warga Lorong Syailendra, Kelurahan I Ulu, Kecamatan SU I, Rahmat Hidayat (19) warga Rusun blok 13 Lantai 3, Kelurahan Kebun Duku, Kecamatan Bukit Kecil,  M Ari tamsir (15) warga Lorong AA, Kelurahan 3-4 Ulu, Kecamatan SU I dan M Ridho pratama (21) warga Rusun blok 13 Lantai 3, Kelurahan Kebun Duku, Kecamatan Bukit Kecil.

Saat itu, mereka membegal Putra (18) warga Jalan Abikusno CS, Kelurahan Kemang Agung, Kecamatan Kertapati Palembang. Atas kejadian tersebut korban melapor ke Polrestabes Palembang.

“Ya dari laporan korbanlah kita berhasil mengamankan kelima pelaku di tempat berbeda yang diawali dengan penangkapan pelaku RF (17) warga Jalan Faqih Usman, Lorong Binjai, Kelurahan 3-4 Ulu,” Kecamatan Seberang Ulu (SU) I Palembang,” ujar kasat Reskrim Polrestabes Palembang AKBP Nuryono melalui Kasubnit Pidum, Ipda Andrian, Rabu (26/2/2020).

Namun, Pelaku Ridho saat akan diamankan mencoba kabur dari petugas sehingga diberikan tindakan tegas. “Saat akan diamankan pelaku Ridho mencoba kabur sehingga kita terpaksa melumpuhkannya dengan timah panas,” katanya.

Kromologis kejadian sendiri ketika korban bersama saksi Charles (17) dan Riky (18) sedang mengendarai satu unit sepeda motor Yamaha NMAX Nopol BG 4962 ACK warna abu-abu, lalu datanglah delapan orang pelaku dengan mengendarai empat unit sepeda motor langsung menyalip sepeda motor korban kemudian langsung membacok korban dan saksi pada bagian tangan dan pinggang sehingga korban dan saksi berlari menyelamatkan diri.

Kemudian, para pelaku mengambil mengendarai  satu unit sepeda motor Yamaha NMAX Nopol BG 4962 ACK warna abu-abu sehingga atas kejadian tersebut korban mengalami kehilangan  satu unit sepeda motor Yamaha NMAX senilai  Rp 20 juta dan atas kejadian itu orang tua korban membuat laporan polisi.

“Atas laporan itulah kita berhasil mengamankan enam pelaku dan kita masih memburu dua pelaku lagi yang masih buron. Namun kita sudah mengantongi identitas pelaku sehingga kita himbau pada mereka untuk menyerahkan diri atau kita akan menjemput paksa mereka hingga diberikan tindakan tegas bila melawan petugas,” tambahnya.

Dari tangan pelaku, pihaknya mengamankan barang bukti satu unit motor Honda Vario nopol BG 4507 ACJ (Digunakan Rio dan Rahmat),  satu unit motor Honda Beat nopol BG 3854 AAI (Digunakan Edo), satu unit motor Yamaha Mio Sporty nopol BG 2824 BN (Digunakan oleh Edo pada saat menjual Yamaha Nmax), dan satu unit motor Honda Beat nopol BG 5510 ACK (Digunakan oleh Jojo dan Ari). “Atas ulahnya itu para pelaku terancam hukuman penjara selama sembilan tahun penjara,” tegasnya.

Sementara itu, pelaku Ridho mengakui telah melakukan pembegalan terhadap korban bersama tujuh temannya serta membawa kabur motor korban. “Motor korban dijual oleh Edo dan kami masing-masing mendapatkan uang Rp 300 ribu atas penjualan motor itu dan untuk uangnya sendiri sudah habis digunakan untuk kebutuhan sehari-hari,” katanya.

Editor : Rian

Anda mungkin juga berminat

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More