intens.news
Mitra Informasi

Lonjakan Kasus Positif Saat Libur Lebaran Belum Bisa Diketahui 

0 11

Intens.news, Palembang – Libur Hari raya Idul Fitri 1442 Hijriah pekan lalu dikhawatirkan terjadi lonjakan kasus positif Covid-19 dengan meningkatnya aktifitas masyarakat untuk merayakan lebaran. 

Namun, belum ada informasi resmi apakah terjadi penambahan kasus Positif Pasca Libur Lebaran lalu. Pemerintah Provinsi Sumsel melalui Dinas Kesehatan Sumsel bahkan memprediksi hal ini dalam dua minggu kedepan.

“Kita prediksi hasilnya bisa diketahui dua minggu lagi. Apalagi saat ini kasus Orang Tanpa Gejala (OTG) bertambah banyak,” kata Kepala Dinas Kesehatan Sumsel, Lesty Nuraini, Rabu (19/5/2021).

Untuk mengantisipasi ini, Lesty sudah mengimbau pemerintah kabupaten/kota agar mempersiapkan ruang isolasi lebih. Antisipasi ini agar ketika terjadinya lonjakan kasus positif Covid-19, pemerintah daerah dapat segera mengambil tindakan dengan menempatkan pasein positif di ruang isolasi.

“Kita sudah buka kembali Wisma Atlit Jakabaring sebagai rumah isolasi, selain itu penambahan ruang isolasi juga bisa menurunkan tingkat keterisian Rumah Sakit dan Bed Okupansi Rate (BOR) juga ikut turun,” kata Lesty.

Saat ini, data terakhir per Senin (17/5/2021) BOR Provinsi Sumsel di klim berada pada angka 48 persen, untuk itu pemprov Sumsel berupaya menambah ruang isolasi dan ataupun tempat tidur untuk mengurangi angka ini. Sedangkan ada 53 rumah sakit yang melayani pasien Covid-19 di Sumsel dengan kapasitas 804 bed dari yang disediakan sebanyak 1.686 tempat tidur.

“Untuk itu, kami saat ini mempunyai target untuk menurunkan angka BOR di Sumsel menjadi 30 persen dengan menambah ruang isolasi dan juga menambah tempat tidurnya,” kata Lesty.

Lanjut dia, mengemukakan, penambahan tempat tidur juga perlu dibarengi dengan kesiapan sumber daya manusia (SDM), sarana dan prasarana rumah sakit.

“Belum lagi pasca lebaran biasanya rumah sakit juga butuh bed untuk nonCovid-19, karena pasien dengan penyakit bawaan meningkat,” katanya.

Pemprov Sumsel pun telah membuka kembali Wisma Atlet Jakabaring Sport City (JSC) Palembang sebagai Rumah Sehat Covid-19. “Sehingga yang masuk RS itu betul-betul orang yang dengan gejala berat,” kata dia.

Lesty memaparkan kehadiran tempat isolasi mandiri itu untuk melayani orang tanpa gejala (OTG) dan gejala ringan, sehingga mereka tak perlu dirawat di rumah sakit.

“Karena persentase OTG itu banyak ini pula yang menyebabkan BOR rumah sakit di Sumsel meningkat, padahal mereka bisa dirawat di tempat isolasi mandiri,” pungkasnya.

Berdasarkan catatan pihaknya, jumlah kasus positif di Sumsel mencapai 22.314 orang, untuk suspek sebanyak 46.298 orang dan 399 kasus probable.

Anda mungkin juga berminat

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More