intens.news
Mitra Informasi

Mahasiswa Keterbelakangan Mental Tewas Ditabrak Kereta Api

0 706

Intens.news, Lahat – Kecelakaan dijalur lintasan Kereta Api kembali menelan korban jiwa. Kali ini musibah tersebut menimpa kepada salah satu mahasiswa bernama Danar Kuswanto (27), warga Desa Cempaka Wangi Kecamatan Merapi Timur, Kabupaten Lahat.

Peristiwa tragis itu, terjadi pada Jumat (12/03/2021) sekitar pukul 14.00 WIB. Kecelakaan tersebut dijalur lintasan Kereta Api di kampung 4 Desa Muara Lawai, Kecamatan Merapi Timur, Kabupaten Lahat.

Tubuh korban terpisah jadi beberapa bagian. Jasad korban sudah dipulangkan ke rumah duka di Desa Cempaka Wangi Kecamatan Merapi Timur Kabupaten Lahat.

Kapolres Lahat AKBP Achmad Gusti Hartono SIK didampingi Kasubag Humas Polres Lahat IPTU Hidayat mengatakan, kronologis kejadian berawal sekira jam 13.20 WIB, Sakti Hidayatullah yang merupakan kepala dusun (Kadus) 4 hendak kembali bekerja di Jalur Double Track kereta Api Desa Muara Lawai.

“Pada saat saksi tiba ditempat bekerja dan belum ada orang sama sekali disana. Saksi terkejut saat mendapati seorang mayat laki-laki yang tidak diketahui Identitasnya. Diduga ditabrak Kereta Api penumpang jurusan Lubuk Linggau menuju Kertapati,” ujar PAUR Humas Polres Lahat.

Kemudian saksi menelpon kepala desa (Kades) untuk memberitahu kejadian tersebut. Lantas pada pukul 14.00 WIB, Kades Muara Lawai menelpon piket SPKT II Polsek Merapi Barat dan memberitahu kejadian yang ada.

“Setelah mendapatkan info itu, petugas menuju ke tempat kejadian perkara (TKP) guna melakukan identifikasi terhadap tubuh korban yang diketahui seorang mahasiswa bernama Danar Kuswanto, yang merupakan warga Desa Cempaka Wangi Kecamatan Merapi Timur, Kabupaten Lahat,” tambah Liespono.

Kemudian didapat informasi dari kepala desa Cempaka Wangi, Tio, bahwa memang benar mayat laki-laki bernama Danar Kuswanto tersebut merupakan warganya yang beralamat di Desa Cempaka Wangi, Kecamatan Merapi Timur, Kabupaten Lahat.

“Saat dicari info didapatlah keterangan dari Kades bahwa korban mengalami keterbelakangan mental dan korban sendirian tinggal didesa Cempaka Wangi, sedangkan keluarga korban berada di pulau Jawa. Kini jenazah korban sudah dipulangkan kerumah duka di Cempaka Wangi,” pungkasnya.

Editor: Deddy Pranata

Anda mungkin juga berminat

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More