intens.news
Mitra Informasi

Mahasiswanya Positif Corona di Luar Kampus, UIN Raden Fatah Masih Aman

0 63

Intens.news, PALEMBANG – Hingga saat ini belum ada kasus terkonfirmasi positif Covid-19 yang berasal dari dosen maupaun pegawai di lingkungan Universitas Islam Negeri (UIN) Raden Fatah Palembang.

Hal tersebut ditegaskan Juru Bicara Gugus Tugas Covid-19 Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), Yusri, Rabu (1/7/2020). “Dengan tidak adanya kasus positif Covid-19 tersebut, menjadikan UIN Raden Fatah Palembang bukanlah klaster baru penyebaran Covid-19 di Sumsel,” jelasnya.

Yusri mengungkapkan, berdasarkan Infrmasi yang diterima sampai hari ini, belum ada dosen dan pegawai UIN yang terkonfirmasi positif Covid-19 dan belum ada klaster Covid-19 baru di kampus UIN Raden Fatah Palembang.

“Mohon dipertibangkan bagi media dalam mengunakan kata klaster baru jika terkait isntansi tertentu, termasuk di kampus. Karena akan berdampak di kampus tersebut, apalagi proses pembelajaran tahun ajaran baru akan segera dimulai,” tegasnya.

Yusri meminta, media harus bijak dalam menggunakan kata kalster baru jika berkaitan dengan isntansi ataupun lembaga pendidikan. Hal ini dilakukan untuk menghindari berbagai efek yang ditimbulkan atas penggunaan istilah klaster baru tersebut.

Selain itu, Yusri membenarkan jika di lingkungan kampus UIN Raden Fatah Palembang memiliki Puskesmas Pembantu (Pustu) milik Pemerintah Kota Palembag yang digunakan masyarakat umum untuk melakukan swab.

“Pustu tersebut dipakai sebagai tempat pengambilan swab bagi masyarakat umum dan bukan untuk dosen dan pegawai UIN. Mungkin adanya swab itu, masyarakat menilai UIN jadi kalster baru,” jelasnya.

Sementara itu, terkait adanya mahassiwa UIN positif Covid-19 saat melaksanakan KKN, pihaknya masih melakukan upaya penelusuran bagaimana proses penyebaran Covid-19 yang terjadi.

“Apakah benar terpapar Covid-19 saat malaksanakan KKN. Kalau memang benar bersangkutan sakit di luar kampus, maka tidak akan adanya kalster baru di UIN. Karena penlurannya di masyarakat, maka itu klaster di masyarakat,” ucapnya

“Jika terjadi penularan yang dialami mahasiswa, maka itu terjadi di luar kampus UIN Raden Fatah Palembang, karena sejak adanya wabah corona proses perkuliahan sendiri telah diakukan dari rumah sejak Maret lalu,” ujarnya.

Editor: Sadam

Anda mungkin juga berminat

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More