intens.news
Mitra Informasi

Mantan Sekda Pemprov Bantah Dicecar 26 Pertanyaan oleh Kejati

0 14

Intens.news,PALEMBANG – Usai memenuhi panggilan dari Kejaksaan Tinggi Sumsel, mantan Sekretaris Daerah Mukti Sulaiman mengaku dirinya tidak ditanya oleh tim penyidik, Rabu (7/4/2021). 

Saat ditanya awak media, Mukti Sulaiman menyatakan bahwa dirinya hanya dipanggil untuk menunjukkan dokumen-dokumen terkait pembangunan Masjid Sriwijaya.

“Saya tidak ditanya apa-apa, hanya disuruh tunjukin dokumen-dokumen untuk melengkapi berkas keempat tersangka yang telah ditetapkan,” tuturnya.

Ia juga mengaku tidak ditanyai mengenai Tupoksinya dalam menjabat pada saat pembangunan Masjid Sriwijaya. “Tidak, saya tidak ditanya hanya disuruh memperlihatkan dokumen yang saya bawa ini,” terangnya.

Sementara saat dikonfirmasi kepada Kasi Penegakan Hukum ( Penkum ) Kejati Sumsel Khaidirman menyatakan bahwa untuk saksi Mukti Sulaiman ditanya oleh tim Penyidik sebanyak 26 pertanyaan.

“Tadi untuk saksi Mukti itu dia diperiksa sejak pukul 11.00 WIB oleh tim penyidik dan ada 26 pertanyaan yang diajukan,” tutur Khaidirman.

Ia juga menyatakan bahwa bahan setiap pemeriksaan saksi hari ini sama saja hanya ditanya ke beberapa orang yang berbeda. “Semuanya 26 pertanyaan dan pertanyaannya sama saja tetapi ditanyakan ke orang yang berbeda-beda,” jelasnya.

Khaidirman juga menjelaskan bahwa sejauh ini pihaknya masih terus lakukan penyelidikan dalam perkara dugaan kasus korupsi dana hibah pembangunan Masjid Raya Sriwijaya.

Diberitakan sebelumnya Tim Penyidik Kejati Sumsel masih terus melakukan pemeriksaan terhadap saksi-saksi dalam dugaan perkara kasus korupsi pembangunan Masjid Sriwijaya.

Kali ini tim penyidik Kejati Sumsel memanggil 4 orang saksi yakni HM Giri Ramanda N Kiemas, mantan ketua dprd Sumsel, Mukti Sulaiman mantan Sekda Pemprov, Firman Arjuni dan Richard Cahyadi selaku mantan Karo Kesra Pemprov.

Editor: Deddy Pranata

Anda mungkin juga berminat

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More