intens.news
Memberi Informasi Bukan Sekedar Berita

Marak Isu Penculikan, Polisi Belum Dapatkan Laporan

0 78

Intens.news, PALEMBANG – Terkait banyaknya isu tentang percobaan penculikan di wilayah Sumatera Selatan, Pihak Kepolisian hinggi kini belum mendapatkan laporan dari pihak korban.

Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol Supriadi, ketika dikonfirmasi mengatakan, di Sumsel sebelumnya memang ada isu tentang penculikan. Namun, sampai saat ini pihaknya belum mendapatkan laporan dari korban yang menjadi percobaan penculikan.

Oleh sebab itu, pihaknya mengimbau kepada siapa saja yang merasa curiga atau ada upaya-upaya yang ingin melakukan penculikan, dipersilahkan untuk membuat laporan ke Polisi terdekat.

“Pelaku kejahatan selalu selangkah maju daripada kita, misalnya modusnya sudah diketahui dia berubah. Makanya jika ada upaya-upaya seperti itu dilaporkan ke Polisi. Di Sumsel belum ada laporan, kemarin ada isu tp sampai sekarang belum ada laporan tentang adanya penculikan,” katanya.

Terpisah, Kepala Bidang SD Disdik Kota Palembang, Bahrin, mengatakan bahwa surat edaran telah disampaikan para kepala sekolah untuk mengingatkan orang tua maupun para guru agar berhati-hati terhadap orang asing yang ingin menjemput anak mereka.

“Saat jam pulang sekolah atau di tengah jam pelajaran, kalau yang jemput orangnya gak kenal jangan dilepas. Harus orang yang biasa jemput, Kalau jam pulang, saya minta dimonitor. Terutama terhadap sekolah-sekolah yang sifatnya eksklusif, dimana anak-anaknya naik antar jemput. Mereka (sekolah) kita minta menutup pagar dan berhati-hati,” ucapnya.

Menurutnya, adanya percobaan kasus penculikan anak yang terjadi baru-baru ini, di berberapa sekolah yang ada di kota Palembang harus menjadi perhatian bagi pihak sekolah dan orang tua.

“Ini harus menjadi perhatian, apalagi terjadi di saat jam pulang sekolah. Kejadian tersebut harus menjadi pelajaran untuk pihak sekolah dan orang tua,” kata Bahrin.

Bahrin mengatakan, orang tua harus selalu melakukan pengawasan kepada anaknya. Ia mengingatkan bahwa perlindungan anak bukan hanya tugas kepala sekolah guru di sekolah, melainkan peran orang tua pun ikut membantu.

“Orang tua adalah pihak yang paling bertanggung jawab atas kondisi anaknya. Kasus penculikan itu kan sangat bahaya. Anak berpotensi dijadikan objek perdagangan orang. Apalagi banyak isu penjualan organ tubuh,” kata Bahrin.

Editor : Rian

Anda mungkin juga berminat

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More