intens.news
Mitra Informasi

Maret, Nilai Tukar Petani Sumsel Naik 

0 77

Intens.news, PALEMBANG – Berdasarkan hasil pemantauan harga-harga perdesaan di 96 kecamatan yang tersebar di 12 kabupaten di Sumatera Selatan pada Maret 2021, Nilai Tukar Petani (NTP) Sumatera Selatan naik 2,91 persen dibandingkan NTP Februari yaitu dari 102,03 menjadi 104,99.

Kepala BPS Sumsel Endang Tri Wahyu Ningsih menyampaikan, jika NTP merupakan perbandingan indeks harga komoditas pertanian yang di produksi oleh petani terhadap indeks harga barang dan jasa yang dibayar petani untuk keperluan konsumsi rumah tangga dan biaya produksi, yang merupakan salah satu indikator untuk melihat tingkat kemampuan dan daya beli petani di daerah perdesaan.

“Dan untuk NTP di Bulan Maret itu naik 2,91 Persen di bandingkan bulan Februari,” katanya saat dihubungi, Kamis (8/4/2021).

Lanjut Endang, NTP juga menunjukkan daya tukar (termtrade) dari produk pertanian dengan barang dan jasa yang dikonsumsi maupun untuk biaya produksi. Semakin tinggi NTP, secara relatif semakin kuat pula tingkat kemampuan/daya beli petani.

“Kenaikan NTP pada Maret 2021 disebabkan indeks harga hasil produksi pertanian mengalami rata-rata kenaikan harga sebesar 3,12 persen, sedangkan indeks yang dibayar petani secara umum hanya mengalami rata-rata kenaikan sebesar 0,20 persen,” ungkapnya.

Kenaikan NTP Maret 2021 dipengaruhi oleh naiknya NTP pada subsektor perkebunan yang cukup tinggi sebesar 4,59 persen dan subsektor Peternakan sebesar 0,51 persen.

“Sedangkan subsektor yang mengalami penurunan yaitu tanaman pangan sebesar 1,94 persen, hortikultura 0,64 persen, perikanan secara umum 0,74 persen, perikanan tangkap 0,08 persen dan perikanan budidaya 1,71 persen,” pungkasnya.

Editor : Ridiansyah

Anda mungkin juga berminat

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More