intens.news
Mitra Informasi

Masih Lakukan Konvoi, Siap – Siap Ijazah Ditahan

0 38

Intens.news, PALEMBANG – Dinas Pendidikan Kota Palembang melarang keras adanya eforia kelulusan, mulai dari kumpul-kumpul, konvoi, aksi corat-coret baju hingga tindakan negatif lainnya pada saat  pengumuman kelulusan SMP pada 5 Juni 2020 mendatang. 

Jika aksi tersebut dilakukan kepada siswa, pihak Dinas Pendidikan Kota Palembang tak segan melakukan sanksi kepada siswa dan juga Kepala sekolah terkait.

“Jika ditemukan masih ada siswa konvoi, coret-coret baju dan kumpul-lumpul maka ijazah siswa bersangkutan ditahan dan Kepala sekolah akan sangsi,” tegas Kepala Dinas Pendidikan Kota Palembang  H Ahmad Zulinto. Jumat (29/5/2020).

Ia menambahkan, bahwa pihaknya melalui Kepala Bidang SMP Dinas Pendidikan Kota Palembang dan semua Kepala sekolah meminta kepada siswa mengindahkan himbauan tentang kelulusan tersebut.

Ia juga meminta Kepala sekolah agar tegas meminta siswa agar tak melakukan aksi kelulusan sehingga menjadi perhatian bagi siswa-siswanya.

“Apalagi ini kan sedang kondisi Pandemi Covid-19 yang luar biasa, jangan sampai anak-anak kita melakukan hal-hal yang memalukan,” urainya.

Tak lupa, ia juga mewanti-wanti kepada Kepala sekolah agar tak memungut apapun dalam pengambilan ijazah karena penulisan dan pembuatan ijazah sudah diambil dari dana Bantuan Operasional Sekolah (BOS).

“Tidak usah pakai sampul atau map. Silahkan pakai map biasa saja, kasihan wali murid,” ujarnya.

Menurutnya, kondisi perekonomian saat ini sedang sulit, jangan sampai semakin membebani masyarakat dengan pembayaran-pembayaran yang dilakukan oleh sekolah.

Editor : Rian

Anda mungkin juga berminat

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More