intens.news
Mitra Informasi

Mengaku Solidaritas kepada Teman, Tiga Pemuda Bacoki Dua Mahasiswa

0 85

Intens.news, PALEMBANG – Tiga tersangka pengeroyokan terhadap Atrian Arusanto (24) warga Jalan KH Wahid Hasyim Lorong Karya Bakti Kelurahan 3/4 Ulu dan Danu Putu Ronaldi (23), warga Perum Bukit Sejahtera Kecamatan Gandus berhasil diringkus anggota Unit IV Subdit III Jatanras Ditreskrimum Polda Sumsel pimpinan Kanit Kompol Zainuri, Rabu (21/10) kemarin. 

Ketiga tersangka yakni Andreas Faisal alias Andre (20) warga OPI Jakabaring, Syah Jihan Attar (23) warga Jalan Segaran Kelurahan 15 Ilir Kecamatan IT I dan M Rio Rivaldi (19) warga Jalan Sultan Syahrir Kelurahan 5 Ilir Kecamatan IT II Palembang.

Diketahui, para tersangka ini memiliki peran berbeda-beda saat melakukan pengeroyokan terhadap kedua korban.

Salah satu tersangka yakni M Rio Rivaldi mengatakan, jika dirinya bersama kedua temannya Andreas dan Jihan diajak Resky untuk membantu mendamaikan selisih paham yang terjadi antara Mandala dan Entis.

Namun, kata Rio, setibanya di Tempat Kejadian Perkara (TKP) di Jalan Tasik kawasan Kambang Iwak Palembang ternyata kedua orang tersebut malah ribut dan rekan-rekan Mandala sudah membawa sajam dan siap menyerang.

Mereka itu duluan bawa sajam, kami datang kesano bawa duo mobil. Aku, Andreas dan Jihan satu mobil pake mobil Andreas, sementara Resky dan Edo satu mobil lainnya. Waktu itu, Mobil Resky diserang, digedor-gedor dan dio minta tolong, kami pun bantu Resky dan Edo,” ujar Rio, Kamis (22/10/2020).

Setelah Resky selamat, Andreas bersama Rio dan Jihan pulang ke rumah kontrakan Andreas dan mengambil samurai, cerulit dan pedang. Tiba dilokasi, mobil Andreas kembali di serang.

Kami turun dari mobil dan langsung balik nyerang. Kami dak tahu siapo yang diserang kareno niat nak bantu kawan untuk damai tiba-tiba kami diserang duluan. Kalau aku pake pedang nyabet badan tapi dak tahu badan siapo, kalau Jihan pake cerulit nyerang bagian kepala kalau dak salah kepala Danu sedangkan Andreas pake samurai bacok tangan Atrian,” ujarnya.

Kini ketiga tersangka telah ditahan di Mapolda Sumsel. Ketiganya juga terancam dijerat Pasal 170 ayat (2) dan (3) dengan ancaman pidana maksimal diatas lima tahun kurungan penjara.

Editor : Rian

Anda mungkin juga berminat

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More