intens.news
Mitra Informasi

Menteri Pertanian Akui Sumsel Bisa Sokong Kehidupan Masyarakat Indonesia Lewat Pertanian

0 21

Inten.news, PALEMBANG – Menteri Pertanian RI Syahrul Yasin Limpo menganggap jika Provinsi Sumatera Selatan bukan provinsi yang biasa-biasa saja. Sumsel dikatakannya bisa menyokong kebutuhan masyarakatnya sendiri dan juga masyarakat di Indonesia terutama pada sektor pertanian.

Apalagi, Pertanian dikatakannya bisa menjaga keberlangsungan kehidupan masyarakat di masa depan. Pertanian bukan hanya soal makan tapi juga lapangan kerja hingga memutar ekonomi dasar yang besar.

“Itulah mengapa kita mengejar lingkaran Food Estate, apalagi Sumsel salah satu dari daerah lumbung padi di Indonesia. Dimana produktivitasnya yang akan menjaga ketahanan pangan bersanding dengan 6 daerah lainnya,” kata Menteri Pertanian, Yasin Limpo saat Kick Off Food Estate “Petani Bela Negeri” Agrosolution di Sumsel, Jumat (28/05/2021).

Lanjutnya, untuk mewujudkan lingkaran food estate, maka daerah dan provinsi harus bisa memiliki luasan diatas 1.000 hektar atau tingkat satu. Apalagi, Indonesia menduduki peringkat ke 4 produsen beras terbesar di dunia.

“Kalau dibawah itu belum bisa food estate atau hanya food estate tingkat dua dan tiga. Peralatan juga harus siap, kalau Gubernur setuju akan kita tanda tangani, food estate kita perbaiki dan yuk kita ekspor. Saya harap pencanangan bisa dilihatkan nanti di Agustus,” katanya.

Ditambahkan, Kepala Dinas Pertanian dan Holtikultura Sumsel, R Bambang Pramono mengatakan, food estate di Sumsel berawal dari usulan di 23 Februari 2021 silam.

“Kami terus berbenah, ada dua hal yang ditekankan, korporasi dan mitra pihak ketiga. Korporasi yang didalamnya akan digabungkan para petani agar menjadi manejerial. Serta Perkuat dengan pihak swasta. Saat ini baru dua penggilingan padi besar di Sumsel namun masih ada 16 lagi yang akan segera diikut sertakan,” jelasnya.

Dalam pencanangan food estate ini, ada lima kabupaten yang ikut serta berkomitmen, yakni Banyuasin, Ogan Komering Ilir, Oku Timur, OKU Selatan dan Ogan Ilir.

“Dari daerah-daerah ini ada yang di ekstenfikasi dan intensifikasi. Ada 118 ribu hektar di Banyuasin, 10 ribu hektar di OKI. Kemudian, Intensifikasi di wilayah OKU Timur 20 ribu hektar, OKU Selatan 3.000 hektar dan 2 hektar di Ogan Ilir,” katanya.

Diketahui Menteri Pertanian RI Syahrul Yasin Limpo meresmikan food estate yang ada di lima kabupaten di Sumatra Selatan, Jumat (28/5). Adapun lima kabupaten tersebut yakni Ogan Ilir, Ogan Komering Ilir, Banyuasin, OKU Selatan dan OKU Timur.

editor : Fadhil

Anda mungkin juga berminat

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More