intens.news
Mitra Informasi

Merdeka

0 6

Indonesia merayakan Hari Ulang Tahun (HUT) Kemerdekaan ke-76, 17 Agustus 2021. HUT tahun ini digelar masih dalam suasana pandemi Covid-19. Dalam peringatan HUT RI ke-76 tahun 2021 ini, tema besar yang diusung adalah “Indonesia Tangguh, Indonesia Tumbuh”. 

Berbicara tentang kemerdekaan,
Kemerdekaan adalah hak mendasar sehingga harus dijamin dan dijaga.
Setiap orang berhak atas dasar meraih kehidupan kemerdekaan untuk hidup di bumi pertiwi.

Sayangnya, kemerdekaan hanya di dapat secara harfiah. Artinya, tiap orang masih belum merasakan kemerdekaan yang ia dapat. Maksudnya, mereka masih belum merdeka secara financial atau secara ekonomi. Masih banyak ditemukan masyarakat atau pun warga yang butuh uluran tangan pemerintah.

Tentunya, merdeka secara financial dari tiap orang belumlah mencapai kata sepakat. Orang masih banyak hidup di bawah garis kemisikinan.

Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat jumlah orang miskin di Indonesia pada Maret 2021 sudah mencapai 27,54 juta orang.

Jumlah itu membuat tingkat kemiskinan mencapai 10,14 persen dari total populasi nasional.

Jika dibandingkan pada Maret 2020, jumlah penduduk miskin  0,36 persen atau naik 1,12 juta orang.

Sebelumnya pada Maret 2020 jumlah penduduk miskin tercatat sebanyak 26,42 juta.

Namun, jika dibandingkan dengan September 2020, jumlah penduduk miskin turun tipis 0,05 persen dari 27,55 juta penduduk.

Kenaikan tingkat kemiskinan terjadi di kota dan desa. Tingkat kemiskinan di kota naik dari 7,38.

Sementara untuk di Sumsel sendiri, pada bulan Maret 2021 jumlah penduduk miskin di Provinsi Sumatera Selatan mencapai 1.113,76 ribu orang atau 12,84 persen dari total penduduk.

Dibandingkan dengan kondisi September 2020 jumlah penduduk miskin berkurang sebanyak 5,89 ribu orang dari 1.119,65 orang atau turun 0,14 persen poin dari 12,98 persen.

Persentase penduduk miskin di daerah perkotaan pada September 2020 sebesar 12,52 persen turun menjadi 12,36 persen pada Maret 2021. Hal yang sama juga terjadi untuk penduduk miskin di perdesaan, pada September 2020 sebesar 13,25 persen turun menjadi 13,12 persen pada Maret 2021.

Garis Kemiskinan Maret 2021 tercatat sebesar Rp. 457.455,-/kapita/bulan. Peranan kelompok makanan terhadap Garis Kemiskinan jauh lebih besar dibandingkan peranan kelompok bukan makanan (perumahan, sandang, pendidikan dan kesehatan).

Sumbangan Garis Kemiskinan Makanan (GKM) terhadap Garis Kemiskinan (GK) Maret 2021  tercatat sebesar 74,45 persen sedikit turun jika dibandingkan kondisi Maret dan September 2020 yang sebesar 74,49 persen.

Bayangkan angka-angka kemiskinan itu adalah fakta yang kita temui. Masih banyak mereka yang belum merdeka secara financial. Mereka masih butuh uluran dan pertolongan.

Intinya, sah-sah saja kita meneriakan Indonesia Merdeka meski pada kenyataannya masih banyak yang harus dibenahi.

Semoga momentum kemerdekaan di tahun ini membuat kita lebih jeli terhadap orang sekitar. Kita yang hidup berdampingan lebih peka, mungkinkah mereka yang belum merdeka butuh perhatian kita. Kiranya Tuhan betul-betul memerdekakan kita baik secara lahir maupun batin. Walahualam. **

Anda mungkin juga berminat

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More