intens.news
Mitra Informasi

Meski Dilarang, Masjid Agung Tetap Laksanakan Salat Idul Fitri Berjamaah

0 198

Intens.news,PALEMBANG – Sempat dilarang melaksanakan salat Idul Fitri berjamaah di masjid. Kini Pemerintah Kota Palembang membolehkan masyarakatnya untuk menggelar salat idul fitri 1 syawal 1442 hijriyah atau tahun 2021 secara berjamaah. Terkecuali zona merah.

Hal itu menjadi pro dan kontra untuk masyarakat, khususnya di kota Palembang yang daerahnya masuk dalam zona merah atau tingkat penyebaran tinggi COVID-19.

RM Taufik Husni salah satu warga Palembang sekaligus jamaah subuh masjid agung Palembang mengatakan, dirinya bersama jamaah subuh masjid agung tetap akan menggelar salat idul fitri 1 syawal 1442 hijriyah secara berjamaah di masjid agung Palembang, tapi tetap dengan aturan pemerintah dengan menjalankan protokol kesehatan (Prokes).

“Pemerintah mengeluarkan larangan untuk salat idul fitri silahkan saja, karena itu haknya pemerintah. Tapi kami masyarakat sebagai jamaah masjid agung palembang punya hak juga untuk melaksanakan salat idul fitri yang sudah lama di rindukan, karena tahun lalu kita tidak menyelenggarakan shalat idul fitri itu,” kata Taufik saat di konfirmasi media, Sabtu (8/5/2021).

“Kita tetap akan menjalankan prokes sesuai anjuran pemerintah, walupun pemerintah pusat menyatakan kota Palembang dalam kondisi zona merah dan melarang untuk melaksanakan salat idul fitri. Masjid Agung Palembang tetap akan melaksanakan salat idul fitri, sebagaimana kita umat muslim selesai menjalankan ibadah puasa ramadhan satu bulan penuh. Maka kita akan meraih kemerdekaan itu dengan cara merasakan salat idul fitri berjamaah, namun tetap melaksanakan prokes sebagaimana semestinya,” tambahnya.

Lebih lanjut Ketua YLKI Sumsel ini menambahkan, bahwa baru-baru ini ada surat edaran (SE) Walikota Palembang beserta Kementrian Agama Palembang. Yang isinya Pemkot Palembang membolehkan masyarakatnya melaksanakan salat idul fitri.

“Artinya pemerintah tidak bisa melarang dan membatasi hak masyarakat. Terutama jamaah masjid agung untuk menjalankan shalat idul fitri, karena shalat idul fitri ini sudah sangat di rindukan oleh para jamaah khususnya masyarakat kota palembang untuk bersama-sama melakukan secara berjamaah di masjid agung,” ungkapnya.

Taufik menilai, selama ramadhan masjid agung palembang tetap menerapan prokes kepada para jamaah nya. Bahkan ia meyakini sejauh ini tidak ada kluster masjid, sebab masjid penuh dengan rahmat, dan perlindungan Allah SWT.

Dirinya mengajak masyarakat luas, khususnya Walikota Palembang bersama-sama meramaikan masjid dengan berjamaah salat idul fitri di masjid agung Palembang nanti. Tentu dengan prokes.

Editor : Ridiansyah

Anda mungkin juga berminat

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More