intens.news
Mitra Informasi

Minim APD Penanganan Corona, BUMN dan BUMD di Sumsel Akan Dikumpulkan

0 40

Intens.news,PALEMBANG – Dinas Kesehatan (Dinkes) Sumsel berupaya akan mengumpulkan semua perusahaan BUMN dan BUMD di Sumsel. Hal itu untuk membantu minimnya Alat Pelindung Diri (APD) penanganan Covid-19.

Kepala Dinkes Sumsel Lesty Nuraini mengakui, untuk kekurangan APD rumah sakit di daerah telah diajukan kepada Kementrian Kesehatan, BNPB dan beberapa tempat lain.

“Empat rumah sakit selain RSMH sudah minim sekali APD, dan sudah kita dorong kepusat untuk membeli barangnya, tapi belum ada. Untuk saat ini RSMH masih bisa menampung semua, tapi jangan terlalu aman, makanya kita harapkan dari pihak perusahaan,” ujarnya, Kamis (26/03/2020).

Menurutnya, Sumsel mendapat 30 seat bantuan APD dari pusat. Tapi akan di prioritaskan untuk petugas medis yang kekurangan melayani PDP.

“Kita dapat bantuan dari pusat cuma 30 seat, dan akan kita bagi dulu yang paling urgent. Yang paling kita prioritaskan adalah yang melayani Pasien Dalam Pengawasan (PDP), dan yang sudah kekurangan,” ungkapnya.

Selain kekurangan APD, pihaknya juga masih menunggu bantuan alat rapid test dari pusat. Setelah alat tersebut tiba, pihaknya akan mengutamakan rapid test kepada tenaga kesehatan yang langsung melayani pasien Covid 19, yang jadi garda terdepan.

“Mungkin kita belum prioritas, jadi belum sampai. Begitu sampai, yang akan di lakukan yang pertama pada tenaga kesehatan yang langsung melayani pasien Covid 19,” katanya.

“Yang kedua , untuk yang sudah kontak dengan PDP dan keluarganya. Itu yang akan kita lakukan bagaimana kondisinya. Sebab, rapid test ini masih memerlukan tes konfirmasi selanjutnya,” tambahnya.

Lesty menghimbau, agar masyarakat Sumsel tetap mematuhi kedisiplinan seperti selalu menjaga jarak. “Karena hal tersebut merupakan cara efektif selain menjaga kesehatan dan meningkatkan ketahanan tubuh,” tukasnya.

Editor : Ridiansyah

Anda mungkin juga berminat

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. Accept Read More