intens.news
Mitra Informasi

Misi Besar Sriwijaya FC dengan Skuat Baru Terbentuk

0 30

Oleh Sadam Maulana

KEGAGALAN Sriwijaya FC promosi ke kompetisi Liga 1 2020 menjadi sejarah kelam perjalanan klub. Betapa tidak, Laskar Wong Kito yang sudah mencapai babak playoff dan tinggal satu step lagi menuju kasta tertinggi, justru gagal mewujudkan target di fase akhir.

Sriwijaya FC yang di babak playoff Liga 2 2019 berjumpa Persiraja Banda Aceh, takluk 0-1. Karena hasil tersebut, Sriwijaya FC harus puas kembali berkompetisi di kasta kedua sepakbola tanah air musim ini.

Akibat hasil menyakitkan itu pula, membuat manajemen Sriwijaya FC melakukan perombakan besar. Seluruh skuat musim lalu nyaris tak tersisa. Satu-satunya pemain yang masih dipertahankan hanyalah kapten tim, Ambrizal.

Tak hanya itu, dari jajaran pelatih, manajemen juga mendatangkan figur baru. Aktor dibalik performa moncer Persik Kediri hingga menjadi juara Liga 2 2019, Budiardjo Thalib, didatangkan.

Kehadiran pelatih asal Makassar itu pun membawa suasana baru. Skuat musim ini sangat berbeda dari musim sebelumnya. Jika selama ini Sriwijaya FC sangat identik dengan pemain berpengalaman, maka dibawah besutan Budiardjo, Sriwijaya FC justru banyak merekrut pemain muda.

Meski diperkuat skuat yang lebih segar, namun bukan berarti tugas Budiardjo akan lebih ringan. Menjalani kompetisi dengan mayoritas skuat baru, tentunya menjadi sebuah tugas berat bagi Budiardjo. Terlebih, target yang dibebankan kepadanya sangat tinggi.

Budiardjo dituntut manajemen Sriwijaya FC dapat menularkan kesuksesan bersama Persik dengan mengantarkan tim yang dia besut saat ini kembali ke kasta tertinggi Liga 1.

Target yang tentunya tidak mudah. Budiardjo mempunyai tugas berat untuk dapat menyatukan kekompakan pemain yang direkrut dari berbagai tim. Tak hanya itu, dia juga harus cepat menemukan komposisi ideal dalam waktu kurang dari dua bulan lagi sebelum kick off Liga 2 2020.

“Target ini bagi saya merupakan tantangan. Saya menerima tawaran dari manajemen karena merasa mampu mengemban tanggungjawab ini untuk membawa Sriwijaya FC kembali berkiprah di Liga 1,” ujar Budiardjo.

Berbeda dari musim sebelumnya, Sriwijaya FC pada musim ini memang tidak terlalu mengejar tanda tangan pemain bintang. Meski begitu, Budiardjo menjamin pemain yang direkrut sesuai kebutuhan tim dan mampu bersaing.

Dari posisi penjaga gawang, Sriwijaya FC punya nama berpengalaman. Dia adalah mantan pemain Persebaya Surabaya, Imam Arief Fadillah. Sriwijaya FC juga punya kipper muda berbakat pada diri Rudi Nurdin Raja dan Haris Rotinsulu.

Kemudian di lini belakang, Sriwijaya FC bakal diperkuat pemain kunci Persik Kediri juara Liga 2, Obet Choiri, dan Fatkhur Ari Kusumawardani. Tak hanya itu, Sriwijaya FC juga turut merekrut Tedi Berlian dan Denny Arwin.

Di lini tengah, Sriwijaya FC bakal mengandalkan sejumlah pemain berpengalaman di Liga 2, di antaranya, Dedi Irwandi, Suandi, Dwi Andika Cakra Yudha, Hari Habrian, Imam Bagus Kurnia dan Rahel Radiansyah.

Sementara di lini depan, mantan juru gedor Persik, Sandrian Tuslin, bakal berkolaborasi dengan eks tim nasional Indonesia, Mario Aibekob. Lini serang Elang Andalas juga masih memiliki Rudiyana, pemain binaan Persib Bandung.

Dari dua laga ujicoba menghadapi klub lokal, skuat asuhan Budiardjo sudah menunjukkan performa yang cukup bagus. Kala menghadapi All Star Inzaghi PCL, Sriwijaya FC menang telak 10-0.

Pun demikian pula kala meladeni PSAD di Stadion Gelora Sriwijaya Jakabaring Palembang. Sriwijaya FC unggul 7-0. Hasil itu memang cukup memuaskan, namun Budiardjo mengakui masih banyak kekurangan timnya yang harus segera dibenahi.

Anda mungkin juga berminat

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More