intens.news
Mitra Informasi

Mulai Besok, Pelanggar Protokol Kesehatan Jalani Sidang Tipiring

0 50

Intens.news, PALEMBANG – Dalam penegakan penerapan Undang-Undang Peraturan Walikota nomor 27 tahun 2020 tentang Protokol Kesehatan Covid-19 ini akan dilakukan Sidang Tindak Pidana Ringan (Tipiring) bagi masyarakat yang melanggar.

Menurut Kabid Penegakan Peraturan Perundang-undangan Satpol PP Kota Palembang, Budi Nurma, menyatakan sidang tipiring tersebut akan dilaksanakan dua kali dalam sepekan.

“Untuk hari pertama ini akan diadakan sanksi sosial dulu, tapi untuk besok dan seterusnya kita tidak menerapkan lagi tapi bagi masyarakat yang melanggar akan kita arahkan untuk mengikuti sidang Tipiring,” terangnya, Kamis (17/9/2020).

Jadwal sidang Tipiring itu pun hanya dilakukan pada hari Selasa dan Kamis yang akan dilaksanakan di Monpera Kota Palembang. Diterangkannya juga, dalam posko ini sudah ada jaksa penuntut umum (JPU) Kejari Palembang serta hakim dan panitera Pengadilan Negeri Palembang yang memang ditugaskan untuk menggelar sidang tipiring bagi para pelanggar masker.

Sehingga hari berikutnya dipastikan tidak adanya lagi sanksi sosial bagi masyarakat yang tidak menggunakan masker. Karena semuanya bakal diserahkan pada hakim yang melaksanakan sidang Tipiring bagi pelanggar.

Untuk itu bagi pelanggar yang terjaring razia, selanjutnya hanya dilakukan penahanan identitas sampai pelaksanaan sidang tipiring dilakukan sesuai jadwal. Sedangkan hukuman berupa sanksi sosial seperti menyapu jalanan, tidak akan dilakukan hingga ada putusan dari sidang tipiring yang dilakukan.

“Karena kita juga harus menyesuaikan dengan jadwal dari pengadilan. Kita juga tidak bisa kita langsung memutuskan pemberian sanksi kepada pelanggar karena yang berhak melakukan itu hanya pengadilan. Nanti kalau itu terjadi (pemberian sanksi tanpa sidang), namanya menyerang kehormatan seseorang. Itukan melanggar HAM, makanya perlu keputusan pengadilan. Itu lah kenapa dilakukan penahanan kartu identitas sampai yang bersangkutan menjalani sidang tipiring pada jadwal yang telah ditentukan, supaya pelanggar ini bisa tetap dapat sanksi,” jelasnya.

Selanjutnya aparat gabungan akan mentargetkan perkantoran sebagai lokasi dilaksanakan razia. Hal ini dikarenakan sudah banyak perkantoran di Palembang yang menjadi klaster baru penyebaran Covid-19. Termasuk ke kantor-kantor instansi pemerintahan juga akan menjadi target razia.

“Untuk lokasi razia, masih kami rahasiakan. Intinya kami akan menyisir setiap tempat yang dirasa perlu untuk dilakukan razia protokol kesehatan,” ujarnya.

Editor: Sadam

Anda mungkin juga berminat

This website uses cookies to improve your experience. We'll assume you're ok with this, but you can opt-out if you wish. AcceptRead More